Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Salah satu mahasiswi asal Universitas Sultan Idris, Malaysia (memegang mikrofon) saat mengajar di SD Negeri Selang, Rabu (6/2/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Siswa-siswi SD Negeri Selang V, Desa Selang, Kecamatan Wonosari, menerima guru tamu asal Malaysia. Harapannya dengan kedatangan guru tamu ini dapat meningkatkan motivasi belajar para siswa.
Kepala SD Selang V, Warsito, mengaku senang dengan kedatangan mahasiswa dari Universitas Pendidikan Sultan Idris, Malaysia. Menurutnya kedatangan guru tamu ini berkat kerja sama dengan pihak ketiga sehingga dapat memotivasi para siswa untuk terus giat belajar. “Suatu kebanggan bagi kami karena mendapatkan tamu dari luar negeri,” kata Warsito kepada wartawan, Rabu (6/2/2019).
Menurut dia sebelum adanya proses belajar mengajar dengan guru tamu, para siswa menyambut puluhan guru ini dengan parade marching band. Warsito mengakui marching band merupakan salah satu keunggulan di SD Selang V karena memberikan banyak prestasi. “Tahun lalu kami menjuarai lomba marching band tingkat Internasional dengan juri asal Thailand dan Malaysia,” katanya.
Pengajar dari Universitas Pendidikan Sultan Idris, Profesor Muhammad Nizam, mengaku senang dapat membawa para mahasiswanya untuk menjadi guru tamu di SD Selang. Menurut dia program ini sangat baik karena banyak memiliki manfaat. Di satu sisi untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa, di sisi yang lain dapat memberikan motivasi kepada siswa didik di SD Selang. “Saya senang apalagi marching band di sini [SD Selang V] sangat bagus karena tadi saya lihat pada waktu penyambutan berlangsung,” katanya.
Menurut dia kerja sama dengan SD Selang V bisa dilanjutkan tidak hanya sebatas adanya guru tamu di sekolah tersebut. Nizam mengatakan pertunjukan marching band ini bisa ditampilkan di Universitas Pendidikan Sultan Indris. “Kami punya fakultas musik yang fokus pada perkembangan marching band. Jadi, mungkin bisa kami bawa kesana untuk pertunjukan,” tuturnya.
Disingung mengenai pemilihan SD Selang V, Nizam menuturkan bahwa pemilihan harus melalui proses seleksi. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi pada saat seleksi, di antaranya berkaitan dengan manajemen sekolah, tingkat kedisiplinan hingga prestasi yang dimiliki sekolah. “Mudah-mudahan kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.
Sam Altman mengungkap Gen Z kini memakai ChatGPT sebagai penasihat hidup, berbeda dengan generasi tua yang masih menggunakannya seperti Google.