Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
GKR Bendara (tengah) bersama kakaknya GKR Hayu saat memberikan keterangan pers di Bale Raos, Jumat (8/2/2019)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Memperingati 30 tahun Sri Sultan HB X bertahta, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat bakal menggelar perlehatan akbar. Selain simposium internasional pada 5 Maret, pameran manuskrip juga akan digelar pada 7 Maret.
Ketua Pelaksana Simposium Internasional, GKR Hayu mengatakan simposium digelar pada 5-6 Maret di Grand Ballroom Royal Ambarrukmo Yogyakarta dengan mengangkat tema Budaya Jawa dan Naskah Kraton Yogyakarta.
Dalam simposium tersebut akan dikupas empat topik utama. Pertama, persoalan sejarah berkaitan dengan peristiwa Geger Sepehi, kedua, filologi pasca-Geger Sepehi, ketiga, pertunjukan seni dan naskah keraton, dan keempat adalah topik sosial budaya. "Sebenarnya sudah lama kami ingin melibatkan komunitas di luar keraton untuk menggelar kegiatan ini. Tetapi baru bisa dilakukan tahun ini, berbarengan dengan 30 tahun Sultan bertahta," katanya kepada wartawan di Bale Raos Jogja, Jumat (8/2/2019).
Hayu menjelaskan peristiwa Geger Sepehi berdampak banyak terhadap Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Salah satunya, banyak peninggalan leluhur berupa naskah-naskah kuno hilang. Geger Sepehi sendiri merupakan peristiwa penyerbuan Inggris ke Kraton Jogja pada 1812. Akibat peristiwa ini, naskah kuno milik Kraton Jogja banyak yang dibawa ke sana. "Sejak peristiwa Geger Sepehi dari ribuan naskah awalnya, saat ini hanya tersisa tiga," ucap dia.
Untuk itu dia mengaku sudah mencoba mendapatkan naskah kuno yang tersimpan di British Library. Hasilnya sejumlah naskah berbentuk digital akan diserahkan ke Kraton. Berbagai naskah itulah yang akan dibahas dalam simposium dan ditampilkan dalam pemeran naskah.
Sebut saja misalnya manuskrip tentang Teaching of Hamengku Buwono (HB) I yang berisi tentang cara memimpin dan pelajaran-pelajaran yang diajarkan raja pertama Kraton Mataram tersebut. Naskah kuno tersebut selama ini hilang dan baru ditemukan di British Library di Inggris.
Penghageng Kawedanan Hageng Nitya Budaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara menjelaskan saat ini sudah ada sekitar 75 manuskrip mulai didigitalisasi. Naskah-naskah tersebut selain berada di Inggris juga di Belanda.
"Digitalisasi naskah kuno ini sebagai titik awal mengembalikan manuskrip di sejumlah negara. Keraton mencoba mengumpulkan jejak sejarah yang selama ini hilang. Hal ini yang perlu dibanggakan masyarakat," kata Ketua Panitia Mangayubagya 30 Tahun Masehi Sri Sultan HB X ini.
Selain pameran naskah dalam bentuk fisik, beberapa naskah yang diserahkan British Library akan ditampilkan dalam bentuk digital. Di antaranya babad, serat, cathetan warni-warni dari perpustakaan Kraton Jogja, teks-teks bedhaya, srimpi, dan pethilan beksan.
Pameran ini terbuka untuk umum mulai jam 09.00 WIB. Pengunjung hanya membayar biaya administrasi masuk ke Bangsal Pagelaran. Ada beberapa naskah yang akan dipamerkan di Kagungan Dalem Bangsal Pagelaran Kraton Jogja pada 7 Maret-7 April 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.