Pemkab Bantul Bakal Gelar Lomba Toilet Bersih Objek Wisata

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Sabtu, 16 Februari 2019 07:20 WIB
Pemkab Bantul Bakal Gelar Lomba Toilet Bersih Objek Wisata

Ilustrasi salahs atu objek wisata di Bantul, Sendang Ngembel./Harian Jogja

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul akan menggelar lomba kebersihan toilet di semua objek wisata di Bantul. Lomba tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pengelola wisata menyediakan toilet yang bersih dan berstandar internasional.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan toilet bersih sebenarnya merupakan salah satu fasilitas yang harus didapatkan oleh wisatawan ketika sudah membayar retribusi masuk obyek wisata. Bahkan semestinya toilet itu gratis karena masuk dalam jasa wisata.

Namun demikian hal itu belum bisa dilakukan. Akan tetapi setidaknya pengelola obyek wisata bisa menyediakan toilet bersih berstandar.

Toilet standar internasional di antaranya toilet duduk. Meski bukan toilet duduk, kata Kwintarto, perlu ada fasilitas lainnya seperti tisu yang mudah hancur. Selain itu di bagian luar ruang toilet ada wastafel, serbet, ada alas kaki. "Paling penting kondisi lantai selalu bersih dan tidak becek," kata dia, Jumat (15/2/2019).

Disinggung soal pelaksanaan lomba kebersihan toilet, Dispar Bantul saat ini diakui dia tengah menyiapkan dan mematangkan konsepnya. Dia menargetkan lomba itu sudah bisa digelar mulai April mendatang.

Saat ini kondisi toilet berstandar internsional, kata Kwintarto, belum banyak tersedia di obyek wisata. Bahkan di Parangtritis yang menjadi ikon wisata Bantul baru akan dibngun toilet duduk. Beberapa pengelola objek wisata juga mulai merintis seperti di sentra batik Wukirsari, Desa Wisata Tembi, dan pengelola wisata di kawasan Dlingo.

Sebelumnya, keinginan Kwintarto agar semua obyek wisata memiliki toilet bertandar internasional jua sudah diungkapkan pada akhir tahun lalu. Menurut dia, toilet berstandar internasional mutlak karena Bantul menjadi salah satu daerah tujuan wistawan di DIY. “Bahkan kunjungan wisatawan DIY terbanyak kan ke objek wisata di Bantul,” kata mantan Camat Sewon itu.

Terlebih dalam waktu dekat mulai beroperasinya New Yoykarta Internasional Airport (NYIA) dan terhubungnya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), sehingga potensi wisatawan yang melintai Bantul semakin banyak. "Mana mungkin wisatawan asing mau mampir kalau fasilitasnya tidak ada. Maka dari sekarang objek wisata harus melengkapi fasilitas," ujar Kwintarto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online