Ilustrasi spanduk yang dipasang wali siswa di gedung sekolah SD Negeri 2 Blunyahan, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Senin (18/2/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, KULONPROGO--Tiga SD di Kecamatan Wates direncanakan akan direlokasi ke wilayah Dusun Punukan, Desa Wates Kecamatan Wates. Ketiga SD tersebut akan direlokasi karena terdampak rencana penataan Alun-Alun Wates.
Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Dorojatun Kuncoro mengatakan pihaknya merencanakan akan merelokasi tiga SD yaitu SD Percobaan 4 Wates, SD 2 Wates, dan SD Terbahsari. Ketiganya direlokasi karena dampak penataan Alun-Alun Wates.
"Sebenarnya yang terdampak itu SD Percobaan 4 Wates dan SD 2 Wates saja, SD Terbahsari tidak terdampak langsung. Tapi karena posisi SD Terbahsari berada di dekat lokasi relokasi maka ikut digabung," ujar Kuncoro pada Harian Jogja, Kamis (28/2/2019).
Kuncoro mengatakan, pembangunan SD di lokasi relokasi sudah dilakukan dari 2018. "Tahun ini pembangunan tahap dua. Relokasi akan dilaksanakan bila pembangunan sudah selesai. Kemungkinan di 2020 atau 2021," katanya.
Ia mengatakan, pada pembangunan tahap dua di tahun ini, anggaran untuk relokasi sudah masuk ke dalam rencana total rehab semua SD tahun ini.
Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikpora Kulonprogo, Suharyono mengatakan untuk 2019 ini 19 SD di Kulonprogo direncanakan akan direhab. Tiga SD yang direlokasi juga masuk pada anggaran rehab. Total anggaran yang dikucurkan Pemkab Kulonprogo untuk rehab SD tahun ini sebesar Rp10,7 miliar.
"Sumbernya ada yang dari DAK (Dana Alokasi Khusus) ada juga yang dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Anggaran rehab di masing-masing SD berbeda-beda, tergantung tingkat kerusakannya," ujar Suharyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.