Ilustrasi. /Hengky Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Perangkat pengeras suara yang berada di Masjid At-Taubah berlokasi di Padukuhan Polaman, Desa Pampang, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul raib dicuri, Senin (4/3/2019). Kasus pencurian pengeras suara sejenis amplifier senilai kurang lebih Rp3 juta di masjid tersebut terjadi untuk kesekian kalinya.
Sebelumnya di Masjid Attaubah sudah pernah kehilangan amplifier, bahkan pencuri juga pernah nekat menggasak sajadah dan kotak infaq di masjid itu.
Takmir Masjid At-Taubah Polaman, Pampang, Paliyan Gunungkidul Sriyadi mengatakan, pihaknya baru masjid menyadari bahwa amplifier di masjidnya hilang pada Senin (4/3/2019) siang saat hendak mengumandangkan azan dzuhur. Lemari tempat disimpannya amplifier sudah dijebol oleh pelaku pencurian.
"Amplifier baru dibeli sekitar sebulan yang lalu hilang.Ketika saya mau nyalakan kok tidak bunyi, setelah dicek ternyata tidak ada," katanya, Selasa (5/3/2019)
Sriyadi mengatakan, saat kejadian pintu masjid kebetulan sedang tidak dikunci. Dugaannya si pelaku sudah mengamati suasana sekitar sehingga dia bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk menjalankan aksinya.
Pihaknya telah melaporkan ke Polsek Paliyan atas hilangnya amplifier. "Warga tadi yang laporan ke kantor polisi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.