Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi./Reuters-Dylan Martinez
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Polsek Karangmojo mengungkap kasus pencurian burung Murai Batu yang menimpa warga Padukuhan Ngipak, Desa Ngipak, Kecamatan Karangmojo, Sukiyono, 63, Senin (19/11/2018).
Dari kejadian itu diamankan warga Purwokerto, Jawa Tengah, Hry,32. Tersangka diamankan saat berada dikontrakannya di Padukuhan Karangduwet 1, Desa Karangduwet, Kecamatan Karangmojo. Di kontrakan tersebut juga ditemukan burung hasil mencurinya beserta sangkar yang belum sempat terjual.
Kanit Reskrim Polsek Karangmojo, Ipda Pudjijono menuturkan kejadian pertama kali diketahui oleh korban, saat akan menyiram tanaman di sekitar rumahnya. Saat itu korban heran lataran burung jenis Murai Batu senilai jutaan rupiah miliknya sudah tidak ada lagi di tempatnya.
“Korban kemudian bertanay kepada anggota keluarga lain, karena tidak kunjung menemukan. Korban sadar telah menjadi korban pencurian setelah tidak ada anggota keluarganya yang mengaku memindahkan burung tersebut,” kata Pudjijono, Rabu (21/11/2018).
Beruntung rumah korban terdapat CCTV untuk mengawasi. Korbanpun lantas mengecek CCTV tersebut, dan mengetahui seorang pria yang telah mengambil burung miliknya.
Sukiyono lantas berkomunikasi dengan rekan-rekannya sesama pecinta burung guna mencari petunjuk lanjutan terkait dengan keberadaan burung Murai Batu miliknya. Atas saran dari sejumlah rekan pecinta burung tersebut, korban lantas melaporkan pencurian yang menimpanya ke Polsek Karangmojo.
Mendapat laporan tersebut pihak kepolisian langsung menelusuri sejumlah petunjuk termasuk diantaranya rekaman CCTV dari rumah korban. Dalam penelusuran itu, akhirnya polisi berhasil menguak identitas pria misterius yang mencuri burung milik Sukiyono.
Tidak berselang lama, polisi kembali mendapatkan informasi terkait keberadaan Hry yang menjadi pelaku pencurian tersebut. Tersangkapun tidak bisa mengelak lagi saat digrebeg. Saat diperiksa, Hry mengaku bahwa terpaksa melakukan pencurian lantaran persoalan ekonomi. Rencananya, burung tersebut akan dijual untuk modal usaha.
Pudjijono, mengungkapkan tersangka saat ini terus diperiksa secara intensif oleh jajarannya. Pihaknya mengembangkan kemungkinan yang bersangkutan telah melakukan pencurian di TKP lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.