Libur Kenaikan Yesus, Pemkab Gunungkidul Raup PAD Wisata Rp516 Juta
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Ilustrasi persiapan UNBK./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA dan sederajat dimulai Senin (25/3/2019). Untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik, sekolah diminta menyediakan generator set (genset) sehingga pelaksanaan ujian tidak ada gangguan.
Kepala Balai Pendidikan Menengah Gunungkidul, Sangkin, mengatakan secara umum persiapan UNBK untuk SMA dan SMK sudah 100%, sehingga seluruh sekolah siap menggelar ujian. Rencananya ujian untuk SMK dimulai pada Senin (25/3/2019) hingga Kamis (28/3/2019), dan untuk tingkat SMA dimulai pada 1 April 2019. “Secara teknis persiapan sudah selesai dan tinggal pelaksanaan saja,” kata Sangkin kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).
Dia berharap pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan lancar. Meski demikian, Sangkin tetap meminta sekolah berjaga-jaga, salah satunya menyediakan genset untuk antisipasi matinya jaringan listrik. Secara prinsip, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga DIY sudah menjalin kerja sama dengan PLN untuk tidak ada pemadaman selama ujian berlangsung. Namun, kata dia, potensi putusnya jaringan listrik tetap mungkin terjadi terutama disebabkan oleh faktor alam.
“Kalau faktor alam tidak bisa diprediksi. Jadi, lebih baik mengantisipasi dengan menyediakan genset sehingga saat listrik mati bisa dioperasikan dan tidak menggangu jalannya ujian,” katanya.
Untuk pengadaan genset, Sangkin mengaku sudah membuat imbauan agar sekolah menyediakan. “Ada sekolah yang sudah memiliki, tetapi ada juga yang belum. Bagi sekolah yang belum memiliki bisa menyewa genset,” katanya.
Kepala SMK Negeri 1 Tanjungsari, Muhammad Ikhsanudin, mengatakan kesiapan untuk penyelenggaraan UNBK. Meski sekolahnya sempat terendam air, namun tidak mengganggu pelaksanaan ujian karena ruangan komputer berada di tempat yang tinggi sehingga tidak terkena banjir. “Aman dan ujian bisa tetap dilaksanakan,” kata Ikhsan.
Menurut dia, dari sisi persiapan juga tidak ada masalah karena sudah menyiapkan genset untuk berjaga-jaga apabila ada jaringan listrik yang mati. “Kami sudah punya sendiri sehingga sudah siap. Jika ada mati lampu, maka genset yang dimiliki siap dihidupkan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala SMK Negeri 1 Purwosari, Musidah. Menurut dia jajarannya sudah siap mengelar UNBK. “Sudah siap dan kami juga telah menyediakan dua genset untuk berjaga-jaga apabila lisrik mati. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan para siswa mendapatkan nilai yang baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.