Alumni Jepang Bentuk KAWAN JAPAN, Bidik Wirausahawan Baru
Alumni Jepang membentuk KAWAN JAPAN di Sleman untuk memperkuat jejaring dan mendorong lahirnya wirausahawan baru di Indonesia.
Laskar Fisabilillah Jogja mendukung pelaksanaan Pemilu berjalan aman dan damai./Harian Jogja-Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA--Anggota Laskar Fisabilillah berkumpul di Kampung Mataram Panggungharjo Bantul, Sabtu (23/3/2019). Mereka menggelar deklarasi Pemilu Damai demi kemaslahatan umat.
Ketua Laskar Fisabilillah Ustadz Hanuji Wibowo mengatakan pihaknya berkomitmen dan mengajak seluruh masyarakat untuk melaksanakan Pemilu legislatif dan pemilu presiden tahun 2019 berjalan aman, damai dan bermartabat. Dia juga berharap masyarakat untuk bisa bersikap cerdas dan tegas menolak semua berita hoax, ujaran kebencian, issu SARA.
"Jangan mudah untuk diprovokasi yang dapat memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara ini," katanya di sela-sela deklarasi, Sabtu.
Dia berharap masyarakat dapat mengikuti pelaksanaan Pemilu dengan sejuk dan penuh kekeluargaan. Baginya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar. "Mereka saling menghargai dan menghormati perbedaan pilihan. Sebab yang terpenting adalah kemaslahatan umat, kerukunan dan perdamaian. Siapapun nanti yang terpilih itu adalah pilihan bangsa Indonesia," imbuhnya.
Menurutnya, kondisi perpolitikan menjelang Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019 diharapkan bisa mematangkan dan mendewasakan masyarakat untuk menjalankan demokrasi secara bermartabat sesuai dengan jati diri bangsa.
"Sinergitas TNI, Polri, Pemerintah, penyelenggara Pemilu dan masyarakat harus dilakukan untuk bersama-sama menjaga kondusifitas, rasa aman dan nyaman selama kampanye berlangsung, saat pemilihan maupun setelah pemilihan," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alumni Jepang membentuk KAWAN JAPAN di Sleman untuk memperkuat jejaring dan mendorong lahirnya wirausahawan baru di Indonesia.
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.
Pemuda Kulon Progo menyoroti kenaikan biaya hidup, sulitnya mencari kerja, hingga pajak pembalut yang dinilai menambah beban perempuan.
Pemkot Jogja mendampingi 17 Koperasi Merah Putih. KKMP Gunungketur mencatat omzet Rp137,75 juta dari usaha batik pada 2025.
Hujan sedang hingga deras memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Malang. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa.
BPS mencatat pengeluaran wisman mencapai Rp24,74 juta per kunjungan pada triwulan III/2026, naik 5,95% secara tahunan.