Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Ilustrasi buku. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul terus berupaya meningkatkan minat baca para siswa. Selain terus menggalakkan program wajib membaca selama 15 menit setiap harinya, upaya lain yakni menambah variasi buku bacaan agar para siswa tidak menjadi bosan.
Tahun ini Disdikpora mendapatkan alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1,8 miliar untuk pengadaan buku. Adapun rinciannya, Rp1,5 miliar digunakan pengadaan buku tingkat SD dan Rp390 juta untuk tingkat SMP.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan jajarannya berkomitmen untuk meningkatkan minat baca para siswa. Guna mendukung peningkatan ini Disdikpora rutin mendistribusikan buku-buku ke sekolah. “Sudah rutin misalnya tahun lalu ada anggaran Rp800 juta untuk pengadaan buku dan tahun ini meningkat menjadi Rp1,8 miliar. Pagu anggaran berasal dari DAK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan [Kemendikbud],” kata Bahron kepada wartawan, Kamis (11/4/2019).
Dia menjelaskan pengadaan buku ini di luar buku mata pelajaran dengan harapan ada variasi sehingga minat baca para siswa bisa lebih ditingkatkan. “Buku-buku merupaan pengayaan dan referensi. Harapannya dengan semakin bervariasi buku yang disediakan, maka minat siswa bisa jadi lebih tinggi lagi,” katanya.
Dikatakan Bahron, untuk peningkatan minat baca siswa, sejak 2018 Disdikpora menggalakan program membaca sehari 15 menit. Diharapkan dengan membiasakan siswa membaca, maka ada kesadaran para siswa bisa giat dan gemar membaca. “Waktu membaca bisa saat masuk kelas, saat istirahat atau saat hendak pulang. Program ini baru langkah awal karena masih tahap pengenalan, nanti kalau sudah terbiasa siswa selain membaca juga akan diminta membuat ringkasan apa yang telah dibaca,” ujar mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah ini.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Supriyadi, mendukung upaya pengadaan buku di Disdikpora untuk meningkatkan minat baca para siswa. Namun demikian, pengadaan harus direncanakan dengan matang sehingga tidak ada kegagalan dalam proses lelang. “Sudah pernah ada pengadaan buku gagal lelang, jadi ini harus diperhatikan sehingga kejadian yang sama tidak terulang lagi,” kata Supriyadi.
Selain menyoroti masalah pengadaan buku, dia juga meminta Disdikpora menyiapkan pelaksanaan UNBK dengan benar sehingga saat ujian berlangsung dapat berjalan dengan lancar. “Harapan kami ujian dapat berjalan dengan baik dan tidak ada kendala yang dapat menggangu konsentrasi para siswa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.