Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya
Seleksi petugas kesehatan haji 2027 dibuka mulai 20 Agustus 2026. Simak syarat, formasi, tahapan, dan jadwal seleksinya.
Salah satu stan Taiwan Higher Education Fair di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (24/3/2019). /Ist-Humas UMY.
Harianjogja.com, BANTUL--Pengelola perguruan tinggi di Taiwan menyatakan biaya kuliah di negara itu tergolong murah dibandingkan dengan sejumlah negara lain. Taiwan juga memberikan banyak peluas beasiswa bagi calon mahasiswa Indonesia. Peluang itu tersaji dalam Taiwan Higher Education Fair di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (24/3/2019).
Dean of International College Asia University Ying Huei Chen mengatakan pameran pendidikan Taiwan yang digelar di UMY menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkuliah di negaranya. Ia menegaskan biaya pendidikan di Taiwan jauh lebih murah dibandingkan negara lain. Selain itu ada sejumlah beasiswa yang disediakan bagi calon mahasiswa asal Indonesia. Pelajar asal Jogja sendiri sudah tergolong banyak yang menempuh pendidikan di Taiwan.
"Biaya studi di Taiwan sangat murah, biaya setahun pendidikan di Australia bisa dipakai di Taiwan sampai tiga tahun. Biaya setahun di Singapura bahkan bisa dipakai tujuh tahun di Taiwan," terang dia dalam rilisnya, Rabu (24/4/2019).
Pihaknya menjamin kualitas pendidikan di negaranya karena para pengajar merupakan lulusan doktor dari Eropa, Jepang dan sejumlah negara lainnya. Paling penting, kata dia, Pemerintah Taiwan melalui kebijakannya sangat bersahabat dengan muslim. Sehingga mahasiswa asal Indonesia tak perlu khawatir. Di Taiwan banyak restoran secara khusus yang halal serta menyediakan Masjid dan Musala di berbagai tempat.
"Mahasiswa juga akan mendapatkan asuransi, ada jaminan kehidupan kami sangat dekat dengan muslim, banyak pekerja di Taiwan semua stasiun disediakan Musala," ujarnya.
Rektor UMY Gunawan Budiyanto menambahkan, kegiatan pameran itu sudah kedua kalinya digelar di UMY yang sebelumnya pada 2017. Saat ini ada 15 institusi pendidikan dari Taiwan yang ikut, mereka menawarkan fasilitas ramah muslim di setiap universitas serta biaya kuliah plus biaya hidup yang terjangkau sekitar Rp2,1 juta per bulan. Hal itu tentu menjadi kabar baik bagi mahasiswa di Yogyakarta terutama warga Muhammadiyah untuk mendapatkan manfaat dari kolaborasi dua negara.
Ia mengatakan Pemerintah Taiwan menyediakan banyak beasiswa salah satunya untuk mahasiswa Indonesia baik itu di tingkat vokasi, sarjana, dan pascasarjana. Taiwan Higher Education Fair bisa menjadi peluang bagi generasi muda untuk mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi dengan kualitas yang baik. “Biaya kuliahnya juga murah, begitu juga biaya hidup yang murah. Universitas di sana juga memiliki restoran halal dan banyak tempat ibadah [musala] di kampus. Jadi mereka sangat memperhatikan muslim di sana,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seleksi petugas kesehatan haji 2027 dibuka mulai 20 Agustus 2026. Simak syarat, formasi, tahapan, dan jadwal seleksinya.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab dan KONI mengebut pembinaan atlet serta menyiapkan venue untuk Porda DIY 2027.
Jay Herdman resmi bergabung dengan Bali United untuk Super League 2026-2027. Ia pernah mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia pada 2023.
Roberto Carlos dikabarkan memeluk Islam setelah mengucapkan syahadat. Namun, legenda Brasil itu belum memberikan konfirmasi langsung.
Angkatan pertama Program Beasiswa Empowering Papua Sorong Selatan (BEP SORSEL) berbuah manis. Sebanyak tujuh putra-putri terbaik daerah tersebut berhasil lolos
9 negara mencatatkan kenaikan ranking paspor pada 2025-2026. UEA, India, Arab Saudi hingga Pakistan mengalami peningkatan mobilitas.