Padusan, Pantai Butuh Saptosari Sepi Wisatawan

Rahmat Jiwandono
Rahmat Jiwandono Minggu, 05 Mei 2019 21:17 WIB
Padusan, Pantai Butuh Saptosari Sepi Wisatawan

Suasana Pantai Butuh di Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari, Minggu (5/5/2019)/Harian Jogja-Rahmat Jiwandono

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tradisi padusan yang digelar sehari menjelang Ramadan atau Minggu (5/5/2019) tak banyak berpengaruh terhadap angka kunjungan wisata di Pantai Butuh, Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari. Berdasar pantauan Harian Jogja, hanya ada beberapa wisatawan yang mandi di pantai. Beberapa wisatawan memilih duduk-duduk di pinggir pantai.

Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Dimas Pradipta, 25, mengatakan ia datang bersama teman-temannya untuk mengunjungi beberapa objek wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul. Menurut dia, Pantai Butuh menjadi lokasi yang ia pilih karena belum banyak wisatawan yang berkunjung. "Saya tahu Pantai Butuh dari media sosial. Pantainya indah tetapi masih sepi," ujarnya kepada Harian Jogja, Minggu.

Dimas mengungkapkan, dia dan teman-temannya berniat berwisata sekaligus melaksanakan tradisi padusan menjelang Ramadan. "Kebetulan gelombang agak tinggi dan di kawasan pantai terdapat terdapat batu karang sehingga harus hati-hati," katanya.

Wisatawan asal Bantul, Lukman, 19, mengaku Pantai Butuh cukup bagus. Meski demikian keindahan pantai belum ditunjang dengan prasarana yang memadaui, khususnya jalan. Meskipun sudah diperkeras dengan cor semen, beberapa titik jalan masih rusak dan sempit. "Saya menemukan beberapa titik jalan yang rusak," ucap Lukman.

Menurut Lukman, kondisi jalan yang naik turun dan sempit membuat wisatawan harus hati-hati. Jalan menuju Pantai Butuh hanya bisa dilewati satu buah mobil. "Saya harus mengalah saat berpapasan dengan motor yang melintas dari arah berlawaan karena jalannya sempit," kata Lukman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online