Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Pohon pisang ditanam di jalan berlubang di Desa Karangsari, Kecamatan Semin./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2019, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) memperbaiki 13 titik ruas jalan di Gunungkidul yang rusak dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Seksi Pemeliharan Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan perbaikan untuk titik rusak dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Total ada 13 titik jalur yang diperbaiki. “Total ada 13 titik yang kami perbaikan dan tersebar di sejumlah wilayah di Gunungkidul,” katanya kepada wartawan, Senin (27/5/2019).
Wadiyana menjelaskan, perbaikan dilakukan untuk menyambut arus mudik Lebaran tahun ini. Diharapkan dengan pemeliharaan ini dapat memperlancar arus lalu lintas pemudik saat pulang ke kampung halaman. “Perbaikan di beberapa titik harus dilakukan dengan serius. Salah satunya di jalur Semin-Kalilunyu. Jalan harus ditinggikan karena banyak yang ambles. Namun secara umum perbaikan bersifat pemeliharaan dengan menambal lubang-lubang jalan yang rusak,” katanya.
Disinggung mengenai proses perbaikan di jalur Semin-Kalilunyu, hingga Senin masih terus berjalan dan diharapkan bisa selesai secepatnya. “Kerusakan sangat parah dan saat mobil sedan melintas pasti akan tersangkut karena lubang jalan cukup dalam. Jadi penangan kami lakukan dengan pengerasan dan meninggikan badan jalan untuk kemudian diaspal,” katanya.
Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Purwanto, mengapresiasi upaya perbaikan jalan rusak yang dilakukan DPUPRKP Gunungkidul. Meski demikian ia berharap Pemkab membuat tim reaksi cepat. Tim ini sewaktu-waktu bisa diturunkan saat ada laporan kerusakan jalan. “Jadi saat ada laporan, tim langsung melakukan perbaikan secepatnya sehingga tidak ada protes jalan yang rusak hingga ditanami pohon,” katanya.
Menurut dia, dengan tim reaksi cepat ini maka akan sangat membantu. Terlebih lagi hingga saat ini masih ada sejumlah jalan yang rusak. “Yang jelas dengan perbaikan jalan maka risiko kecelakaan bisa ditekan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.