Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Pohon pisang ditanam di jalan berlubang di Desa Karangsari, Kecamatan Semin./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2019, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) memperbaiki 13 titik ruas jalan di Gunungkidul yang rusak dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Seksi Pemeliharan Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan perbaikan untuk titik rusak dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Total ada 13 titik jalur yang diperbaiki. “Total ada 13 titik yang kami perbaikan dan tersebar di sejumlah wilayah di Gunungkidul,” katanya kepada wartawan, Senin (27/5/2019).
Wadiyana menjelaskan, perbaikan dilakukan untuk menyambut arus mudik Lebaran tahun ini. Diharapkan dengan pemeliharaan ini dapat memperlancar arus lalu lintas pemudik saat pulang ke kampung halaman. “Perbaikan di beberapa titik harus dilakukan dengan serius. Salah satunya di jalur Semin-Kalilunyu. Jalan harus ditinggikan karena banyak yang ambles. Namun secara umum perbaikan bersifat pemeliharaan dengan menambal lubang-lubang jalan yang rusak,” katanya.
Disinggung mengenai proses perbaikan di jalur Semin-Kalilunyu, hingga Senin masih terus berjalan dan diharapkan bisa selesai secepatnya. “Kerusakan sangat parah dan saat mobil sedan melintas pasti akan tersangkut karena lubang jalan cukup dalam. Jadi penangan kami lakukan dengan pengerasan dan meninggikan badan jalan untuk kemudian diaspal,” katanya.
Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Purwanto, mengapresiasi upaya perbaikan jalan rusak yang dilakukan DPUPRKP Gunungkidul. Meski demikian ia berharap Pemkab membuat tim reaksi cepat. Tim ini sewaktu-waktu bisa diturunkan saat ada laporan kerusakan jalan. “Jadi saat ada laporan, tim langsung melakukan perbaikan secepatnya sehingga tidak ada protes jalan yang rusak hingga ditanami pohon,” katanya.
Menurut dia, dengan tim reaksi cepat ini maka akan sangat membantu. Terlebih lagi hingga saat ini masih ada sejumlah jalan yang rusak. “Yang jelas dengan perbaikan jalan maka risiko kecelakaan bisa ditekan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.