30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Ilustrasi petasan./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Petasan kembali makan korban. Sebanyak dua remaja di Bantul dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar setelah menyulut petasan di sekitar Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), tepatnya di Simpang Empat Pantai Cangkring, Desa Poncosari, Srandakan, Minggu (2/6/2019) pagi.
Dari kedua korban, satu di antaranya, Ibnu Apri Firnanda, 15, warga Segoroyoso, Pleret, harus menjalani operasi karena luka di bagian telapak tangan cukup parah hingga jarinya patah. Sementara satu korban lainnya Sofyan Hidayat, 17, warga Dayu, Gadingsari, Sanden, hanya menjalani rawat jalan.
Kepala Puskesmas Sanden, Suyatmi membenarkan adanya dua pasien luka bakar karena petasan atas nama kedua korban tersebut pada Minggu pagi, sekitar pukul 06.30 WIB. Ibnu Apri Firnanda, kata dia, terluka di bagian telapak tangan kiri dengan kondisi luka masuk pada kategori cukup parah dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul untuk mendapat penanganan lebih lanjut. “Sofyan Hidayat kondisi luka bakar di kuku. Kuku diambil dan dijahit tiga jahitan,” kata Suyatmi, saat dihubungi Senin (3/6/2019).
Wakil Direktur Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul, Agus Budi Rahardjo mengatakan selain merawat Ibnu Apri Firnanda, rumah sakitnya juga menerima pasien atas nama Denis, 18, warga Timbulharjo, Sewon, Bantul. Keduanya sama-sama mengalami luka bakar di bagian telapak tangan.
“Keduanya sudah diambil tindakan operasi. Pemuda berinisial I [Ibnu] kondisi patah tulang luka terbuka jari telunjuk. Sedangkan D [Denis] patah tulang terbuka jari tengah,” kata Agus.
Terkait dengan detail penyebabnya, dia mengaku tidak tahu pasti. Dia hanya mendapat informasi bahwa kedua korban terkena ledakan petasan di sekitar JJLS.
Kapolsek Sanden, AKP Riwanto mengatakan peristiwa itu terjadi di sekitar JJLS sekitar pukul 06.00 WIB.
Berdasarkaninformasi yang diperolehnya, petasan disulut oleh Ibnu. Namun setelah dilempar petasan tidak meledak. Ibnu akhirnya memungut kembali petasan yang dilemparnya tersebut. “Setelah dipegang meledak di tangan,” kata Riwanto.
Sementara Sofyan Hidayat yang ada di sekat Ibnu juga terkena imbasnya dan mengenai tangan.
Kapolres Bantul, AKBP Sahat Marisi Hasibuan mengaku bakal meningkatkan razia petasan. “Terlebih sudah ada korban akibat petasan,” kata dia.
Jajarannya bersama tim gabungan TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja Bantul akan memperketat peredaran petasan di wilayah Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Arab Saudi mengecam serangan Houthi terhadap fasilitas sipil dan situs suci serta menegaskan hak membela wilayah dan kedaulatan.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp114.000 per kg dan telur ayam ras Rp31.550 per kg pada 6 Oktober 2026.
Pembangunan RTH eks Parkir Abu Bakar Ali dimulai dan ditargetkan rampung Desember 2026 dengan konsep perpaduan hutan dan taman kota.
Ledakan di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, menyebabkan lima orang terluka dan sedikitnya 20 bangunan mengalami kerusakan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (6/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.