Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi pelayanan publik. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, BANTUL- Pemerintah Kabupaten Bantul segera membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) tahun depan. MPP yang dianggarkan sebesar Rp16,5 miliar tersebut diklaim untuk mempermudah pelayanan masyarakat karena banyak pelayanan yang bisa diakses dalam satu gedung MPP tersebut.
“Pembangunannya mulai 2020 dianggarkan Rp16,5 miliar. Tahun ini baru penyusunan DED [Detail Engineering Desain],” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, saat ditemui seusai halalbihalal di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Rabu (12/6)/2019.
Helmi mengatakan rencana pembangunan MPP merupakan salah satu program perioritas di tahun depan karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pemkab menginginkan masyarakat dalam mengakses semua layanan lebih mudah, nyaman, ideal, dan tidak harus bolak-balik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke OPD lainnya.
Nantinya, kata dia, semua layanan perizinan pembangunan, izin perusahaan, administrasi kependudukan, pembayaran pajak kendaraan bermotor, hingga pengurusan surat izin mengemudi (SIM) bisa dilayani di MPP tersebut. Disinggung soal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT), Helmi mengatakan layanan MPP lebih lengkap karena tidak hanya berkaitan dengan OPD di Pemkab Bantul, namun berkaitan juga dengan instansi vertikal.
Rencananya lokasi yang bakal dijadikan Mal Pelayanan Publik adalah KomplekS Pemerintahahan Kabupaten Bantul wilayah Manding, tepatnya di bagian timur ruang pertemuan komplek Manding. Bangunan yang dirancang dua lantai tersebut diharapkan sudah bisa digunakan pada 2021 mendatang. “Anggaran Rp16,5 miliar ini hanya untuk pembangunan, nanti akan dievaluasi lagi,” tandas Helmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.