Rupiah Berpotensi Melemah, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga BI
Rupiah dibuka stagnan di Rp17.992 per dolar AS. Analis memprediksi pergerakan kurs dipengaruhi keputusan suku bunga BI dan The Fed.
Sejumlah calon peserta PPDB 2018 mengisi formulir untuk mendaftar sekolah, Selasa (3/7/2018).Harian Jogja-Uli febriarni
Harianjogja.com, JOGJA--Pekan depan, hasil seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur bibit unggul untuk SMP Negeri di Kota Jogja tahun ajaran 2019/2020 akan diumumkan.
“Selama sepekan ini, akan dilakukan seleksi nilai untuk penerimaan peserta didik baru jalur bibit unggul dan hasilnya diumumkan pada 18 Juni 2019,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja, Budhi Ashrori, Kamis (13/6/2019).
Menurut dia, seleksi penerimaan peserta didik baru jalur bibit unggul yang baru dibuka untuk pertama kalinya pada tahun ini akan didasarkan pada nilai ujian sekolah berstandar nasional (USBN) SD yang sudah diumumkan secara resmi pada Rabu (12/6/2019).
“Kami akan ‘input’ nilai USBN dari setiap calon siswa yang sudah mendaftar untuk mengikuti seleksi bibit unggul,” ujarnya.
Siswa yang memiliki kesempatan untuk mendaftar melalui jalur bibit unggul adalah siswa warga Kota Jogja yang diusulkan oleh SD yang ada di wilayah tersebut. Pemilihan usulan siswa dilakukan berdasarkan nilai rapor untuk lima mata pelajaran yaitu Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, dan IPS sejak kelas 4-6.
Dinas Pendidikan Kota Jogja menerima sebanyak 725 siswa yang diusulkan mendaftar melalui jalur bibit unggul, namun tidak semuanya memanfaatkan kesempatan tersebut karena hanya 705 siswa yang melakukan pendaftaran secara online melalui laman yogya.siap-ppdb.com.
Calon siswa yang mendaftar penerimaan peserta didik baru jalur bibit unggul tersebut akan bersaing memperebutkan 346 kursi yang disiapkan dengan sebaran kuota yang berbeda-beda dari 16 SMP negeri di Kota Jogja.
Namun, dari 16 SMP Negeri di Kota Jogja, tidak semuanya diminati calon siswa bahkan ada satu SMP yang sama sekali tidak diminati calon siswa dan beberapa SMP lain memiliki peminat kurang dari lima siswa.
SMP negeri yang menjadi favorit calon siswa jalur bibit unggul adalah SMP Negeri 5, SMP Negeri 8, SMP Negeri 9, dan SMP Negeri 2 masing-masing dengan jumlah pendaftar 175 siswa, 160 siswa, 95 siswa, dan 72 siswa. Kuota di SMP Negeri 5 dan SMP Negeri 8 Yogyakarta masing-masing 32 siswa.
“Ada beberapa siswa yang mengundurkan diri karena merasa percaya diri mendaftar melalui jalur zonasi atau jalur lain,” kata Budhi.
Jika masih ada sisa kuota, maka akan diberikan untuk menambah kuota dari jalur prestasi yang memiliki kuota minimal 40 persen.
Siswa yang sudah dinyatakan diterima dari jalur bibit unggul harus melakukan pendaftaran ulang karena tidak lagi diperolehkan mendaftar melalui jalur lain. Sedangkan siswa yang tidak lolos seleksi masih bisa mendaftar melalui jalur lain seperti jalur prestasi maupun zonasi jarak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah dibuka stagnan di Rp17.992 per dolar AS. Analis memprediksi pergerakan kurs dipengaruhi keputusan suku bunga BI dan The Fed.
Arsenal menahan Bayern Muenchen 2-2 di Liga Champions. Eberechi Eze dan Declan Rice mencetak gol setelah Bayern sempat unggul.
Galatasaray menang 4-2 atas Lille pada Liga Champions 2026/2027. Calvin Verdonk tampil sebagai starter, sedangkan Osimhen mencetak gol.
Como mengalahkan Manchester United 4-1 di Liga Champions. Nico Paz mencetak dua gol dan tekanan terhadap Michael Carrick meningkat.
Penguatan literasi menjadi salah satu upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan daya saing.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Rabu, 22 Oktober 2026, di Siraman Wonosari lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.