Advertisement

KERUSAKAN BANDARA ADISUTJIPTO : Aspal Runway Mengelupas Sedalam 20 Sentimeter

Sunartono
Kamis, 11 April 2013 - 15:15 WIB
Maya Herawati
KERUSAKAN BANDARA ADISUTJIPTO : Aspal Runway Mengelupas Sedalam 20 Sentimeter

Advertisement

[caption id="attachment_395845" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/11/kerusakan-bandara-adisutjipto-aspal-runway-mengelupas-sedalam-20-sentimeter-395844/bandara-adisutjipto-ilustrasi-bisnis-indonesia-rahmatullah-2" rel="attachment wp-att-395845">http://images.harianjogja.com/2013/04/bandara-adisutjipto-ilustrasi-Bisnis-Indonesia-Rahmatullah1-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" /> Foto Bandara Adisutjipto
JIBI/Bisnis Indonesia.Rahmatullah[/caption]

SLEMAN-Sejumlah pesawat yang akan mendarat di Bandara Adisutjipto terpaksa berputar karena aspal landasan pacu atau runway mengelupas.

Advertisement

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak), Markas TNI AU Yogyakarta, Mayor Hamdi Londong mengatakan hal ini baru pertama kali terjadi di Bandara Adisutjipto, Sleman, Daerah Istimwa Yogyakarta (DIY).

Kerusakannya memang tergolong remeh hanya aspal mengelupas kedalaman antara antara 10 hingga 20 sentimeter perluasan tiga hingga lima meter.

Kendati demikian hal itu bisa berdampak fatal jika tetap dipaksakan bagi maskapai penerbangan komersial dengan volume pesawat besar.

Berbeda dengan pesawat militer, lanjutnya, dengan kondisi kerusakaan tersebut masih bisa melewati dengan mulus runway zeronine.

Karena pesawat militer tidak membutuhkan landasan pacu terlalu panjang seperti pesawat komersial. "Pesawat militer masih bisa karena tidak perlu landasan pacu yang panjang," kata dia Kamis (11/4).

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kerusakan runway tersebut. Kendati demikian diprediksikannya karena faktor beban pesawat terlalu berat serta kondisi cuaca panas sehingga aspal mengelembung kemudian terkelupas.

"Penyebab belum tahu, yang jelas landasan di paling ujung zero nine, penyebab belum bisa jawab cuma kemungkinan karena faktor berat dan panas sehingga mengelupas. Persis s├ęperti aspal kena bahan berat kemudian mengelembung," ungkap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

IDAI Dorong Layanan Kesehatan Analisis Data Infeksi Pneumonia untuk Pencegahan & Penanggulangan Dini

News
| Sabtu, 02 Desember 2023, 21:27 WIB

Advertisement

alt

Jelang Natal Saatnya Wisata Ziarah ke Goa Maria Tritis di Gunungkidul, Ini Rute dan Sejarahnya

Wisata
| Jum'at, 01 Desember 2023, 19:12 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement