Advertisement
Mobil Kecil Diimbau Tak Lewat Terminal Jombor
Advertisement
[caption id="attachment_400056" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=400056" rel="attachment wp-att-400056">http://images.harianjogja.com/2013/04/Fly-Over-Bisnis-Indonesia-Andi-Rambe1-370x228.jpg" alt="" width="370" height="228" /> Foto Ilustrasi Fly Over
JIBI/Bisnis Indonesia/Andi Rambe[/caption]
SLEMAN—Pembangunan Flyover Jombor yang sudah memasuki tahap pembuatan pilar fondasi sisi utara memaksa adanya perpindahan jalur di Jalan Magelang. Untuk memecah kemacetan yang timbul. ada kendaraan yang diminta langsung melewati Jalan Kronggahan, namun masih banyak pula yang melewati Terminal Jombor.
Advertisement
Menurut Kepala Bidang Lalu-lintas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Sleman, Sulton Fatoni, kendaraan yang melintas ke arah utara (Jalan Jogja-Magelang) akan dialihkan dengan menerobos Terminal Jombor. Langkah ini akan dilakukan jika arus lalu lintas padat.
“Sisa ruas jalan tinggal 1,5 meter karena adanya pembangunan fondasi flyover di depan pintu masuk terminal. Kemacetan tidak bisa dihindari jika semua kendaraa melalui Terminal Jombor. Saya usul kendaraan berukuran besar saja yang lewat sini,” jelas Sulton di gedung DPRD Sleman, Selasa (23/4).
Menurut Sulton sejauh ini semua kendaraan memilih untuk putar balik dan melewati Terminal Jombor, sebab selain jarak tempuh lebih pendek, jalur ini dinilai masih cukup lebar.
“Kini di Kronggahan juga sudah mulai macet. Makanya mereka memilih untuk putar balik di Ringroad Barat Flyover Jombor. Kendaraan besar boleh putar balik dan lewat terminal, tapi mobil kecil kalau bisa lewat Kronggahan saja,” kata Sulton.
Dia juga mengusulkan agar ada pemasangan lampu traffict light di Kronggahan, sebab selama ini tidak ada traffict light dan yang ada pengatur lalu lintas yang berseragam parkir.
“Kalau diatur orang maka yang didahulukan yang membayar. Makanya saya usul agar diberi lampu pengatur saja di perempatan Kronggahan,” jelas Sulton.
Sulton mengaku untuk lampu sudah ada, yakni traffict light di perempatan Jombor. Lampu di sana tidak terpakai lagi karena ada pengalihan jalur.
“Nah kami hanya butuh dana pemindahan lampu ini saja dari pimpinan proyek,” jelas Sulton.
Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Flyover Jombor, Santoso, selama ini meamng sudah ada usulan pemindahan lampu lalu lintas dari Jombor ke Kronggahan. Namun hingga kini masih belum terealisasi.
“Masih kami bicarakan dengan pihak pengembang. Kami kan di sini hanya mengawasi kinerja pengembang. Jika mau tentu akan kami pindahkan,” kata Santoso.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement




