Advertisement
Taman Pintar Jogja Catat Pendapatan Rp14,45 Miliar di 2025
Pengunjung Taman Pintar - Pemkot Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Taman Pintar Jogja membukukan pendapatan Rp14,45 miliar sepanjang 2025 dengan total kunjungan mencapai 720.000 orang, melampaui target meski terimbas aturan study tour.
Secara finansial, Taman Pintar mencatatkan performa gemilang dengan raihan pendapatan mencapai Rp14,45 miliar. Angka ini setara dengan 100,85 persen dari target yang ditetapkan pemerintah kota.
Advertisement
- 70% Pendapatan: Bersumber dari penjualan tiket masuk dan wahana edukasi.
- 30% Pendapatan: Berasal dari pemanfaatan area komersial dan sektor pendukung lainnya.
BACA JUGA
Momentum libur akhir tahun menjadi pendongkrak utama statistik. Pada Desember 2025, total kunjungan menembus hampir 113.000 orang. Dalam periode puncak ini, rata-rata kunjungan harian berada di angka 4.000–5.000 orang, dengan rekor tertinggi mencapai 6.000 pengunjung dalam sehari.
Karmila, Kepala UPT Pengelolaan Taman Budaya Kota Jogja, menyebutkan ada empat periode emas tahunan yang selalu menjadi penyumbang angka tertinggi: libur Natal-Tahun Baru, awal Januari, Lebaran, dan musim kenaikan kelas.
Di balik kesuksesan tersebut, pengelola mengakui adanya dampak signifikan dari kebijakan pembatasan karya wisata (study tour) di beberapa daerah.
"Kunjungan dari Jawa Barat dilaporkan turun sekitar 15 persen, diikuti tren serupa dari beberapa wilayah Jawa Timur," ujar pihak pengelola, dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Meski demikian, status Yogyakarta sebagai destinasi favorit nasional berhasil menambal penurunan tersebut melalui kunjungan wisatawan mandiri dan keluarga.
Menyongsong tahun 2026, Taman Pintar berencana melakukan perbaikan besar-besaran pada fasilitas publik. Fokus utama akan diarahkan pada peremajaan area playground di sisi timur, tepatnya di area sekitar air mancur menari.
Selain infrastruktur, Karmila berharap adanya sinergi kebijakan pariwisata tingkat nasional agar regulasi daerah tidak menghambat pergerakan wisatawan domestik. Terkait aksesibilitas, pengelola menegaskan bahwa fasilitas parkir tetap dikelola oleh dinas terkait untuk memastikan kenyamanan pengunjung tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polda NTT Pastikan Jasad Korban Kapal Tenggelam Pelatih Valencia
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



