Advertisement
BOM MOLOTOV : Pelajar Terlibat Pelemparan Molotov, Dinas Berharap Sekolah Tegas
Advertisement
[caption id="attachment_407277" align="alignleft" width="314"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/17/bom-molotov-pelajar-terlibat-pelemparan-molotov-dinas-berharap-sekolah-tegas-407276/bom-molotov-ilustrasi-antara-3" rel="attachment wp-att-407277">http://images.harianjogja.com/2013/05/bom-molotov-ilustrasi-ANTARA2.jpeg" alt="" width="314" height="227" /> Foto Ilustrasi Bom Molotov
JIBI/Harian Jogja/Antara[/caption]
JOGJA-Dinas Pendidikan Kota Jogja menyerahkan proses hukum kepada kepolisian terhadap pelajar yang ditetapkan sebagai tersangka terkait pelemparan bom molotov ke SMKN 3 Jetis beberapa waktu lalu.
Advertisement
Sebaliknya, Dinas berharap agar masing-masing sekolah menegakkan aturan bagi mereka yang terlibat dalam kasus tersebut.
Kepala Seksi Pengembangan dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Kota Jogja Wisnu Sanjaya, Jumat (17/5) mengatakan pihaknya tidak akan mengintervensi pelajar yang ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Dinas juga menyerahkan kepada masing-masing sekolah untuk menegakkan sanksi bagi pelajar yang terjerat kasus tersebut.
Dari empat tersanggka yang masih berusia remaja tersebut, satu orang, RY, 19, bukan berstatus sebagai pelajar. RY merupakan karyawan swasta yang berdomisili di Prawirodirjan, Gondomanan.
Adapun, YP, 15, tercatat sebagai pelajar SMP swasta di Gamping, Sleman, OS, 15, merupakan pelajar kelas 3 SMP swasta berdomisili di Gunungketur, Pakualaman.
Satu tersangka lagi, WW, 19, merupakan pelajar salah satu SMKN di Jogja, dan berdomisili di Bausasran, Danurejan.
"Kami serahkan proses hukumnya kepada kepolisian, termasuk sekolah agar bisa menegakkan aturan yang sudah ada," jelas Wisnu kepada Harian Jogja saat ditemui di kantornya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- PBTY 2026 Hadirkan Takjil dan Seni Budaya di Bulan Ramadan
- BBWSO Sebut Bangunan di Pinggir Sungai Picu Talud Tegalrejo Ambruk
- Pemkab Bantul Bakal Tanggung Tagihan Listrik Penerangan Jalan RT
- Hampir Separuh Pustu di Bantul Rusak, Ancam Layanan Kesehatan
- Antrean Masuk SD Muhammadiyah Sapen hingga 2032
Advertisement
Advertisement



