Tanyakan Nasib, Belasan Guru Alih Fungsi Datangi Gedung DPRD Kulonprogo

Ilustasi pendidikan (JIBI - Dok)
04 Juni 2013 15:51 WIB Kulonprogo Share :

[caption id="attachment_412761" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/04/tanyakan-nasib-belasan-guru-alih-fungsi-datangi-gedung-dprd-kulonprogo-412760/ilustrasi-guru-4" rel="attachment wp-att-412761">http://images.harianjogja.com/2013/06/ilustrasi-guru-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /> Ilustrasi.dok[/caption]

WATES-Belasan perwakilan guru alih fungsi mendatangi gedung DPRD Kulonprogo, Selasa (4/6/2013). Kedatangan mereka untuk mengadu ke Dewan guna meraih solusi atas nasib mereka.

Adapun rombongan perwakilan guru tersebut diterima Ketua Komisi IV, Thomas Kartawa, Sekertaris Priyo Santoso serta anggota komisi Kasdiyono dan Widiyanta.

Turut hadir Kepala Badan Kepegawaian Daerah Djulistyo serta Kepala Dinas Pendidikan Kulonprogo, Sri Mulatsih. Adapun audiensi tersebut merupakan yang ketiga kalinya sejak 2012.

Perwakilan guru, Budi Wardoyo mengatakan saat ini terdapat 121 orang guru alih fungsi di Kulonprogo. Sebelumnya, mereka merupakan guru mata pelajaran pada SMP, SMA dan SMK. Akan tetapi kemudian dipindah sebagai guru kelas di SD.

Akibat alih fungsi, menurutnya para guru tidak bisa bekerja secara maksimal.Tidak hanya itu, 23 guru yang sudah tersertifikasi sebagai guru mata pelajaran, tidak mendapatkan tunjangan sertifikasi usai dipindah. Alasannya, mereka terlanjut tersertifikasi sebagai guru mata pelajaran.