Advertisement
PROYEK JJLS : Pembebasan Lahan Masih Jadi Kendala utama
Advertisement
[caption id="attachment_414654" align="alignleft" width="314"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/11/proyek-jjls-pembebasan-lahan-masih-jadi-kendala-utama-414653/jalan-dibangun-ilustrasi-antara-2" rel="attachment wp-att-414654">http://images.harianjogja.com/2013/06/JALAN-DIBANGUN-ilustrasi-Antara1.jpg" alt="" width="314" height="235" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Antara[/caption]
BANTUL-Anggota Komisi C DPRD Bantul, Aslam Ridhlo mengatakan proyek jalur jalan lintas selatan (JJLS) di Bantul masih terkendala dalam segi pembebasan lahan akibat warga mematok harga jual tanah terlampui tinggi hingga menyulitkan pemerintah daerah.
Advertisement
"Per hari kami tidak tahu persis berapa tanah yang sudah dibebaskan, kalau menurut hitungan kami proyek ini memang lambat, seharusnya bisa segera namun karena pembahasan alot maka menjadi tertunda langkah selanjutnya," katanya, Selasa (11/6).
Menurut dia, upaya yang harus ditempuh saat ini adalah kesepakatan harga sesuai perundang-undangan tentang pembebasan lahan, selain itu pemerintah punya kewajiban untuk menyosialisasikan agar warga tidak terpengaruh ulah spekulan tanah yang mencari untung.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menyatakan siap memberikan ganti rugi kepada warga jika hak miliknya tergusur proyek jangka panjang berupa pembangunan jalur jalan lintas selatan (JJLS).
"Setiap tanah dan bangunan yang tergusur pembangunan JJLS tetap akan kami bayar sesuai NJOP [Nilai jual objek pajak], bahkan lahan pertanian juga dibayar sesuai hitungan biaya untuk ganti tanduran [tanaman]," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bantul, Heru Suhadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BNPB Sebut 108 DAS Picu Bencana Berulang, Sungai Progo Jadi Fokus
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Kolaborasi Frogs Indonesia-UAD Dorong Industri Drone Nasional
- 74 Titik Pengolahan Sampah Ilegal di Bantul Diduga Cemari Lingkungan
- Kolaborasi Pers dan Pemkab Warnai HPN 2026 di Kulonprogo
- Perempuan Tabrak Jambret di Umbulharjo Jogja, Ini Fakta Barunya
- Banyak Bangunan Sleman Belum Ber-PBG, Risiko Keselamatan Mengintai
Advertisement
Advertisement



