PENATAAN KAWASAN PARANGTRITIS : Penataan Kios Akan Beri Kontribusi Untuk Kabupaten & Desa

11 Juni 2013 17:00 WIB Bhekti Suryani Bantul Share :

[caption id="attachment_414759" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=414759" rel="attachment wp-att-414759">http://images.harianjogja.com/2013/06/PASAR-TRADIONAL-kios-mangkrak-ilustrasi-antara11-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /> Ilustrasi.dok[/caption]

BANTUL-Pemerintah Desa (Pemdes) Parangtritis, Kretek, Bantul memastikan penataan kios yang dilakukan pihaknya dalam waktu dekat akan memberikan kontribusi untuk kabupaten dan desa.

Sebab, selama ini ratusan kios yang dibangun dengan biaya hingga Rp32 miliar tersebut tak memberi kontribusi apapun bagi desa atau kabupaten.

“Kalau ditata, bisa diatur apa kontribusinya bagi kabupaten dan desa. Selama ini enak sekali, warga diberi kios itu sudah untung, lalu disewakan lagi ke orang lain,” kata Kepala Desa Parangtritis, Topo, 60, Selasa (11/6/2013).

Topo mengungkapkan saat ini pihaknya tengah memikirkan bagaimana cara menarik perhatian pengunjung untuk singgah ke kios-kios yang fungsinya menjajakan makanan dan minuman tersebut. Agar ratusan kios itu ramai dan kembali ke fungsi awalnya sebagai tempat berjualan.

“Yang jelas kami menggunakan kekuatan arus bawah. Hal seperti ini tidak bisa kalau bukan warga sendiri yang bergerak,” tuturnya.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Bambang Legowo mengakui masih menggodok Surat Keputusan (SK)pengelolaan kios dan los di Pantai Parangtirtis. Sehingga belum ada jawaban dari Pemkab atas permohonan Pemdes setempat.

“Pada prinsipnya Bupati sudah sepakat dengan permohonan Pemdes, tingal menunggu SK-nya saja,” kata Bambang terpisah.