TANAH LONGSOR : Longsor Melanda Enam Desa di Kulonprogo

12 Juni 2013 15:59 WIB Kulonprogo Share :

[caption id="attachment_415118" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/12/tanah-longsor-longsor-melanda-enam-desa-di-kulonprogo-415116/tanah-longsor-reuters-6" rel="attachment wp-att-415118">http://images.harianjogja.com/2013/06/tanah-longsor-reuters1-370x232.jpg" alt="" width="370" height="232" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]

KULONPROGO-Hujan deras yang mengguyur wilayah perbukitan Menoreh Selasa (11/6/2013) sore mengakibatkan terjadi bencana longsor di Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo. Total kerugian mencapai puluhan juta.

Ditemui Rabu (12/6/2013) pagi, salah seorang korban, Munadi,54, warga Dusun Gendu RT 103/RW 25, Desa Jatimulyo, Girimulyo menceritakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, hujan baru saja mereda.

“Hujan turun dari jam 15.00 sampai 17.00. saat kejadian hujan sudah selesai. Waktu saya pulang kerja dan sedang makan, tiba-tiba saya mendengar ada suara gemuruh. Begitu dicek, ternyata tebing di belakang rumah saya sudah longsor. Padahal sudah ditutupi oleh talut,” jelas dia.

Karena itu, Munadi segera memberitahu kepada orangtuanya yang tinggal di sebelah bawah rumah agar menyingkir dari tebing karena saat kejadian mereka tengah menghangatkan diri di tungku dapur tidak jauh dari tebing. Selepas itu ia langsung menghubungi tetangga sekitar guna meminta bantuan.

“Saya menduga longsor itu bermula dari selokan yang berada di sebelah talut. Dasar selokan itu sudah terkikis sehingga air masuk ke tanah lewat situ sehingga menambah beban dan tidak bisa ditopang oleh talut. Saya memohon bantuan Dinas Pekerjaan Umum DIY karena selokan dan talut ini dibangun instansi tersebut,” ujar Munadi.

Pantauan Harianjogja.com Rabu pagi warga sekitar bserta anggota Polsek Girimulyo dan Koramil Girimulyo melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing bekar longsoran. Mereka juga memindahkan dapur milik orangtua Munadi.

Camat Girimulyo, Widodo mengatakan secara keseluruhan ada enam titik longsor yang terjadi Selasa sore mencakup tiga desa yakni Jatimulyo, Giripurwo dan Purwosari. Meski cukup banyak, kejadian tersebut tidak menyebabkan korban jiwa.