BUNUH DIRI : Sakit Menahun, Nenek Gantung Diri di Kandang Sapi

17 Juni 2013 14:32 WIB Ujang Hasanudin Gunungkidul Share :

[caption id="attachment_416594" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/17/bunuh-diri-sakit-menahun-nenek-gantung-diri-di-kandang-sapi-416592/gantung-diri-ilustrasi-reuters" rel="attachment wp-att-416594">http://images.harianjogja.com/2013/06/gantung-diri-ILUSTRASI-REUTERS-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]

GUNUNGKIDUL-Diduga karena pada persendian kaki tak kunjung sembuh, nenek berumur 80 tahun tewas gantung diri di Kandang Sapi dekat rumahnya di Dusun Jambe, Desa Semin, Kecamatan Semin, Gunungkidul Senin (17/6/2013) pagi.

Kapolsek Semin Ajun Komisaris Polisi Basuki saat dikonfirmasi mengatakan, korban atas nama Rapinem ditemukan tewas pertama kali oleh anak, Poniman, sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu Poniman hendak ke kamar mandi belakang rumah dikagetkan dengan sesosok orang menggantung diatas kayu kandang sapi.

“Saksi ini teriak minta tolong, warga berdatangan. Kita langsung merapat ke TKP setelah mendapat laporan warga,” katanya.

Menurut Basuki, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan beberapa saksi, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan atau kekerasan dalam jasad korban.

Dari keterangan keluarga korban , lanjut Basuki, korban menderita penyakit tulang kaki atau asam urat yang sudah menahun.

“Korban sakit sudah bertahun-tahun pada tulang kaki, sering mengeluh pada keluarganya,” ujarnya.

Kanit Reskrim iptu Sumiran menambahkan, indikasi bunuh diri sangat kuat, maka setelah diperiksa tim medis dari Kecamatan Semin, polisi kemudian menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.