Advertisement
Tempe Tahu Menghilang, Konsumen Bingung
Advertisement
[caption id="attachment_445861" align="alignleft" width="314"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=445861" rel="attachment wp-att-445861">http://images.harianjogja.com/2013/09/TEMPE-antara1.jpg" alt="" width="314" height="209" /> tempe (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]
Harianjogja.com, KULONPROGO- Produk pangan rakyat, tahu dan tempe menghilang di pasar wilayah Kulonprogo. Akibatnya, para pembeli bingung mencari lauk murah tersebut.
Advertisement
Pantauan Harian Jogja Senin (9/9/2013), di Pasar Wates dan Pasar Sentolo, pedagang tempe dan tahu tidak menggelar dagangan. Di los pasar, para pedagang meninggalkan begitu saja ember dan tampah yang biasa digunakan sebagai wadah makanan tersebut.
Sejumlah warga yang ingin membeli tempe-tahu dibuat kecewa karena mereka hanya mendapati tempe busuk yang ditinggalkan para pedagang di sekitar los pasar.
Pasalnya, mereka sudah mendatangi lebih dari satu pasar tradisional untuk mencari produk olahan kedelai itu tapi tidak membuahkan hasil.
Ngadiyati,37, warga Wates mengaku kecewa dengan aksi mogok produksi tersebut. Dia mengaku kebingungan mencari bahan lauk pengganti yang harganya terjangkau.
“Ya tentu saja kecewa karena mau beli tempe dan tahu supaya murah dan terjangkau tapi malah tidak ada produksi. Ya sudah mau bagaimana lagi,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Petani Diminta Siap Hadapi Kekeringan, Kementan Siapkan 80 Ribu Pompa
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




