Advertisement
Sunday Morning UGM akan Dipindah
Advertisement
[caption id="attachment_447037" align="alignleft" width="454"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/13/sunday-morning-ugm-akan-dipindah-447035/sunmor-ugm-antara" rel="attachment wp-att-447037">http://images.harianjogja.com/2013/09/sunmor-UGM-antara.jpg" alt="" width="454" height="263" /> Suasana Sunday Morning (Sunmor) di UGM (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menyerahkan pengelolaan Sunday Morning (Sunmor) kepada masyarakat setempat serta memfokuskan area pasar di sisi timur kampus.
Advertisement
Budi Santoso Wignyosukarto selaku Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset UGM ketika dikonfirmasi mengenai mengatakan ke depan UGM berencana melakukan sejumlah pembenahan.
Misal melakukan pengurangan jadwal Sunmor setiap satu kali dalam sebulan untuk kawasan car free day dan pengalihan pengelolaan pasar kepada masyarakat.
Pihaknya kini tengah melakukan pembahasan dengan perwakilan komunitas di daerah Kuningan, Karangmalang, Caturtunggal Depok, Sleman.
Petugas parkir di sekitar Jl. Notonagoro, Dodi Tri Prasetya ketika ditemui Harian Jogja bersama teman-temannya mengaku sudah mendengar rencana tersebut.
Menurut dia, wacana itu disampaikan UGM kepada ketua RT/RW Kampung Kuningan, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman. Masing-masing perwakilan tersebut juga telah melakukan sosialisasi kepada warga saat acara kampung atau arisan.
Beberapa rencana yang sempat dipaparkan meliputi pembagunan embung serta pemindahan area Sunmor dari jalan utama sisi timur kampus ke Jl. Notonagoro, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman.
“Sosialisasi resmi dari UGM belum, hanya dengar saat arisan RT/RW. Tapi kepastian kapan mulai dibangun dan dipindahkan kami belum tahu,” ujar dia, Kamis (12/9/2013).
Bagi pria ini, informasi dan keputusan tersebut perlu segera disampaikan secara resmi.
Warga Kuningan, Sleman ini mengaku lebih menyukai area semula. Pasalnya, kawasan tersebut lebih luas, berada di jalan utama dan lebih ramai.
“Kalau di sini [Jl. Notonagoro] karena lebih kecil, jadi tidak terlalu ramai. Parkir hanya bisa diujung dekat Bunderan kecil dan ujung di dekat Polsek Bulaksumur,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan Wisata Bantul Fluktuatif saat Libur Lebaran 2026
- Kunjungan Wisata Kraton Jogja Naik 20 Persen saat Libur Lebaran 2026
- Laka Laut di Pantai Selatan DIY Meningkat saat Lebaran, Korban Selamat
- PHRI DIY Ungkap Okupansi Hotel di Jogja Turun Meski Musim Liburan
- Rute Sawah ke Tol Jogja Solo GT Purwomartani Dihapus dari Google Maps
Advertisement
Advertisement



