Jelang Pemilu 2014. Dewan Mulai Loyo Bekerja

17 September 2013 15:15 WIB Jogja Share :

[caption id="attachment_448381" align="alignleft" width="441"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=448381" rel="attachment wp-att-448381">http://images.harianjogja.com/2013/09/kursi-DPR-Antarafoto.jpg" alt="" width="441" height="300" /> Ilustrasi kursi DPR kosong (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA—Tingkat keseriusan anggota Dewan mengikuti agenda kedewanan mulai menurun setelah Komisi Pemilihan Umum menetapkan daftar calon tetap (DCT) pertengahan Agustus lalu.

Anggota Dewan yang kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2014 mulai disibukan dengan kegiatan bertemu konstituen.

Bahkan, Sekretariat Dewan sekarang ini mesti mengingatkan anggota Dewan untuk menghadiri kegiatan kedewanan melalui SMS gateway (pesan singkat satu pintu) yang dikelola Bidang Legislasi.

“Baru mulai sekitar 1,5 bulan. Ini Memang menjadi bagian strategi kami untuk menghadapi situasi yang seperti ini [jelang Pemilu],” kata Sekretaris Dewan Drajat Ruswandono, Senin (16/9/2013).

Ketika undangan kegiatan Dewan dibuat secara resmi, kata Drajat, anggota Dewan tidak membacanya karena tidak tiap hari berada di ruang fraksi. Drajat mengatakan, SMS gateway biasanya dikirimkan dua tiga hari sebelum ada agenda Dewan. Pagi harinya, SMS itu kembali dikirim untuk mengingatkan.

Sejak SMS gateway diberlakukan, sudah enam kali rapat paripurna digelar. Apakah efektif? Drajat sulit menjawabnya.

“Ya mudah- mudah. Paling tidak mudah untuk mengingatkan,” katanya sambil tersenyum ragu.