HARIAN JOGJA HARI INI : Ninja Rusak Makam Trah HB VI

18 September 2013 11:33 WIB Jogja Share :

[caption id="attachment_448674" align="alignleft" width="500"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/18/harian-jogja-hari-ini-ninja-rusak-makam-trah-hb-vi-448667/18-9-eapper" rel="attachment wp-att-448674">http://images.harianjogja.com/2013/09/18-9-eapper.jpg" alt="" width="500" height="364" /> Harian Jogja edisi Rabu (18/9/2013)[/caption]

Harian Jogja cetak hari ini menampilkan berita puluhan orang berpenutup wajah ala ninja merusak makam Kiai Ageng Prawiro Purbo atau yang dikenal dengan makam Karang Kabolotan di Kampung Tahunan Kalurahan Semaki, Umbulharjo Senin (16/9/2013) sekitar pukul 23.00 WIB.

Di bagian lain ada berita bangkai kapal Costa Concordia, Selasa (17/9/2013) berhasil ditegakkan kembali setelah 20 bulan terendam di pantai perairan Italia. Inilah operasi penyelamatan yang paling sulit dan paling mahal dalam kecelakaan maritim yang pernah ada.

Berita nasional di halaman 2 mengangkat masalah rekening gendut anggota Polri, Mabes Polri belum akan mengusut 33 pejabat Polri yang diduga menerima setoran uang hasil kejahatan polisi yang memiliki rekening gendut, Aiptu Labora Sitorus seperti yang dilansir oleh Indonesia Police Watch.

Sepakbola internasional menampilkan pertarungan Barcelona kontra Ajax Amsterdam pada pembuka Grup H Liga Champions 2013/2014 bakal menjadi pertemuan pertama kedua tim di panggung elite Benua Biru.

Berita sepakbola lokal menyajikan krisis cedera yang menimpa lini belakang PSS Sleman memaksa Pelatih Lafran pribadi menyiapkan skenario alternatif.

Lebih lengkap Anda bisa membaca Harian Jogja dalam versi e-Paper dengan mengklik tautan berikut ini:

http://epaper.harianjogja.com/">http://epaper.harianjogja.com/

Harian Jogja juga hadir dalam versi kertas seharga Rp1.000 yang bisa Anda dapatkan di agen-agen koran terdekat.

Khusus edisi Rabu (18/9/2013) ini, dapatkan bonus tabloid otomotif "OTOGUIDE" yang mengulas secara lengkap tentang otomotif.

SELAMAT MEMBACA… HARIAN JOGJA Berbudaya dan Membangun Kemandirian…