Harga Pertamax Naik Rp16.250, Pertamina Ungkap Alasannya
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamina menyebut penyesuaian mengikuti harga minyak dunia.
John Koplo, seorang mahasiswa baru jurusan ilmu manajemen bisnis baru saja mendapat pelatihan menjadi entrepreneur sejati.
Merasa termotivasi dan ingin hidup mandiri, Koplo mencoba menjadi tukang ojek. Beberapa waktu kemudian datanglah seorang wanita yang mendatangi Koplo yang masih metangkring di motornya.
“Mas, ojek,” ujar Jeng Janeth .
“Iya bu...Ke mana ya?” tanya Koplo.
“Aaalah…Ikut aja, nanti saya tunjukkin jalannya,” jawab Janeth.
Tak lama kemudian mereka pun berangkat menuju ke rumah Janeth. Di tengah perjalanan Janeth hanya memberikan aba-aba, “Mas, belok kiri….Kanan mas,” ungkap Janeth.
Setelah beberapa lama, Koplo pun bertanya,“Rumah ibu yang mana?” tanya Koplo.
“Masih lurus lagi mas, pertigaan belok kanan, ada gang kecil di samping kuburan itu rumah saya,” jawab Janeth.
Akhirnya sampailah mereka ke rumah Janeth.
“Berapa mas?” Karena bingung Koplo pun diam saja ketika ditanya. Janeth pun kemudian memberikan Rp15.000.
Namun tiba-tiba, Koplo terlihat pucat. “Kenapa mas? kurang uangnya?” ungkap Janeth.
“Sebenarnya saya baru pertama kali ngojek bu, saya lupa jalan pulangnya,” jawab Koplo.
“Jebrreetttt,” batin Janeth.
Luthfiana
Maguwoharjo, Depok, Sleman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamina menyebut penyesuaian mengikuti harga minyak dunia.
Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran Himbara di Istana Merdeka untuk membahas ekonomi nasional di tengah sorotan kebijakan BI Rate.
Obesitas tidak hanya dipengaruhi genetik. Dokter gizi menyebut gaya hidup, pola makan, dan aktivitas fisik menjadi faktor utama pengendalian berat badan.
Gibran Rakabuming meminta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dikaji matang agar tidak merugikan warga dan mengganggu aktivitas sekolah.
Angka kematian ibu dan bayi di Bantul hingga Mei 2026 menurun dibanding tahun lalu. Dinkes memperkuat deteksi dini dan pemantauan kehamilan berisiko.
Korban Hanania Travel mengadu ke Komisi III DPR RI. Sekitar 3.000 calon jamaah disebut mengalami kerugian dan menuntut haknya dikembalikan.