Kisah Timnas Iran yang Dikepung Senjata di Piala Dunia 2026
Iran menghadapi pembatasan ketat di Piala Dunia 2026. Pemulihan pemain, perjalanan tim, dan persiapan laga terdampak aturan khusus.
Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam Kesatuan aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sulsel berunjukrasa di depan kantor DPRD Sulsel dalam rangka memperingati hari HIV AIDS sedunia, Senin (01/12) Antara/Yusran Uccang KAMPANYE AIDS--Penanggulangan HIV/AIDS menjadi salah satu fokus program LSM tertentu, foto diambil beberapa waktu lalu. Bersahabat dengan konflik & godaan SOLOPOS 28 JUN 2011 HAL VII FOKUS MUDA
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Penanggulangan AIDS Kota Jogja membentuk 14 kelompok warga peduli HIV/AIDS di 14 kelurahan untuk menekan penularan penyakit mematikan tersebut di Kota Gudeg.
Keempat belas kelurahan yang ditetapkan menjadi kelompok warga peduli HIV/AIDS tersebut meliputi Kelurahan Karangwaru, Giwangan, Prawirodirjan, Ngampilan, Demangan, Sosromenduran, Gowongan, Suryatmajan, Prenggan, Gunungketur, Brontokusuman, Gedongkiwo, Pakuncen dan Panembahan.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kota Jogja Kaswanto mengatakan pembentukan kelompok warga peduli AIDS ini mengacu Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 444.24/2259/SJ tertanggal 3 Mei 2013.
"Dalam instruksi itu terdapat kewajiban untuk melakukan penguatan kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat untuk menanggulangi HIV/AIDS," kata Kaswanto di Balaikota Jogja, Kamis (24/10/2013).
Elemen yang terlibat dalam kelompok itu antara lain karang taruna, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), tokoh agama, tokoh masyarakat, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) serta dari kader kelurahan siaga. Menurutnya, kelurahan yang terpilih menjadi kelompok warga peduli AIDS adalah kelurahan yang memiliki kerawanan cukup tinggi dalam hal penyebaran.
KPA Kota Jogja mencatat, dari rentang 2004 hingga Juni 2013, terdapat 618 kasus AIDSdi Kota Jogja. Dari jumlah tersebut 412 di antaranya positif terinfeksi HIV dan 206 lainnya sudah pada tahap AIDS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Iran menghadapi pembatasan ketat di Piala Dunia 2026. Pemulihan pemain, perjalanan tim, dan persiapan laga terdampak aturan khusus.
Masyayikh NU tekankan adab Munas 2026, tolak perubahan AHWA, dan minta pesantren tetap jadi pusat organisasi.
Dugaan tindakan represif terhadap seniman saat ARTJOG 2026 menuai protes. Koalisi Artjokes mendesak kebebasan berekspresi dihormati.
AS lolos 32 besar Piala Dunia 2026, Brasil bangkit, Haiti dan Turki tersingkir di laga Grup C dan D, Sabtu 20/6/2026.
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
Pemerintah menyiapkan Rp10,3 triliun untuk program listrik desa 2026. Sebanyak 5.700 desa dan 4.400 dusun masih belum menikmati listrik.