Advertisement
Kampung Ketandan Diusulkan Dapat Dana Keistimewaan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Puluhan rumah kuno di Kampung Ketandan tidak mendapatkan perhatian serius pemiliknya, padahal rumah- rumah berusia lebih 100 tahun itu dapat mendongkrak potensi wisata di DIY.
Ketua Umum Panitia Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) Tri Kirana Muslidatun mengusulkan Pemerintah Daerah DIY dapat mengambil bagian untuk merevitalisasinya melalui program Keistimewaan 2014.
Hal ini sudah dilakukan di rumah pecinan Semarang, Surabaya dan Singapura. Hasilnya, perekonomian di sana tumbuh.
Advertisement
"Kebanyakan pemilik rumah kuno di Ketandan sudah berusia lanjut, sehingga enggan mengelola," ujar dia.
Usulan itu disampaikan Ana-panggilan akrab istri Walikota Jogja tersebut-langsung dengan menemui Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Harapan dia, Ketandan juga dapat masuk dalam program penataan kawasan Malioboro sebagai bagian dari City of Heritage.
Gubernur, kata dia, memberikan respon positif terhadap usulannya tersebut dengan merekomendasi untuk mendiskusikannya dengan Dinas Kebudayaan. "Besok (Kamis,6/2/2014), kami bertemu dengan Dinas Kebudayaan DIY,"ungkapnya.
Tahun ini, lewat pendanaan kepanitiaan PBTY, baru satu rumah yang direvitalisasi dengan mengecat ulang dan memperbaiki sedikit kerusakan bangunan. Bangunan itu akan dijadikan Rumah Budaya Ketandan, yang di dalamnya dipamerkan pernak-pernik, furnitur antik khas pecinan.
Rumah Budaya ini akan diresmikan dalam Pekan Budaya Tionghoa yang digelar pada minggu mendatang. Ana berharap revitalisasi itu dapat memancing para pemilik untuk turut memperbaiki rumahnya. Ketika rumah-rumah kuno sudah seluruhnya direvitalisasi, festival Tionghoa dapat digelar tidak hanya satu tahun sekali.
"Sebulan atau sepekan sekali secara bertahap karena Pecinan sudah dapat disebut sebagai destinasi wisata baru," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pengamat: RUU Perampasan Aset Ujian Serius Komitmen Antikorupsi
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- COMMUNICATED Perkuat Kader TATAK Dampingi Pasien Kanker Payudara
- SIM Keliling Jogja 14 Februari 2026, Perpanjangan SIM Lebih Mudah
- SIM Keliling Kulonprogo 14 Februari 2026, Perpanjangan SIM Lebih Prakt
- Prakiraan Cuaca DIY Sabtu 14 Februari 2026: Hujan Ringan di 4 Wilayah
- Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 14 Februari 2026, Dukung Mobilitas Warga
Advertisement
Advertisement



