Advertisement
Gembira Loka Zoo Mulai Dibuka Kembali
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Objek Wisata Gembira Loka Zoo Jogja, Sabtu (15/2/2014), mulai dibuka kembali seperti biasa meskipun debu vulkanik akibat letusan Gunung Kelud masih menyelimuti Kota Jogja.
Humas Gembira Loka Zoo, Resty Anita mengatakan objek wisata itu telah dibuka kembali dengan waktu operasi mulai jam 07.30 WIB hingga 17.30 WIB.
Advertisement
"Memang ini sudah normal kembali seperti hari biasa, setelah kemarin libur karena hujan abu. Bahkan pengunjungnya juga sekarang sudah ada," kata dia.
Menurut dia, hingga pukul 13.00 WIB pengunjung yang sudah masuk sebanyak 200 orang. Jumlah itu masih jauh dari kunjungan normal akhir pekan yang rata-rata bisa mencapai 5.000 pengunjung.
"Kami menyediakan masker gratis untuk mereka," kata dia.
Ia mengatakan, meskipun Gembira Loka Zoo sudah dibuka kembali, namun pengunjung belum dapat melihat seluruh koleksi satwa yang ada. Sekitar 30 hingga 40% koleksi satwa untuk sementara terpaksa dikarantina.
"Memang untuk sementara waktu tidak semua satwa bisa dilihat, seluruh atraksi satwa juga untuk sementara waktu diliburkan," katanya.
Adapun, satwa yang dikarantina antara lain kura-kura, simpanse, orang utan serta harimau sumatera. Sementara yang masih dapat dilihat yakni hewan memiliki daya tahan tubuh lebih kuat, antara lain zebra, rusa, serta reptil dan satwa lainnya yang memiliki kandang kaca dan tertutup.
"Untuk menjaga kesehatan mereka, dokter hewan juga terus melakukan pengecekan beberapa jam sekali,"kata dia.
Menurut dia, hingga saat ini sejumlah petugas masih melakukan pembersihan secara intensif di seluruh area objek wisata itu sejak hujan abu mulai mengguyur Kota Jogja pada Jumat (14/2/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pasang Penghalang di Rel Kereta Api, Warga Dipolisikan PT KAI
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



