TAWURAN PELAJAR : 10 Pelajar di Sleman Wajib Apel

19 Februari 2014 08:33 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah pelajar dari dua sekolah di Sleman kembali terlibat tawuran, Senin (17/2/2014) sekitar pukul 11.30 WIB. Sebanyak 10 pelajar diamankan bersama sejumlah barang bukti persenjataan yang akan digunakan untuk tawur.

Informasi yang dihimpun, Selasa (18/2/2014), tawuran pelajar itu melibatkan salah satu SMA di Kecamatan Tempel dan satu SMA di Kecamatan Sleman.

Dua sekolah berlainan tempat ini terlibat bentrok di sekitar warung di Dusun Karanglo, Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempel, tak jauh dari lokasi salah satu sekolahan tersebut.

Peristiwa berawal dari saat pelajar dari pihak sekolah di Kecamatan Sleman nglurug ke Tempel dengan membawa sejumlah senjata. Mereka sengaja menunggu kepulangan sekelompok pelajar yang diincar dari salah satu SMA di Tempel.

Setelah mereka keluar, kemudian terjadi bentrok. Beruntung aparat kepolisian dari Polsek Tempel segera datang ke lokasi untuk melerai.

Kapolsek Tempel Kompol Nugroho menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi akan adanya tawuran dari masyarakat di sekitar lokasi. Karena di depan salah satu SMA di Tempel itu terdapat beberapa pelajar dari sekolah lain dalam jumlah banyak. Untuk melakukan antisipasi, akhirnya dikerahkan sejumlah petugas.

Sebanyak 10 pelajar dari dua sekolah tersebut diamankan ke Mapolsek Tempel. Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu gir dan dua stik besi yang digunakan sebagai senjata serta 14 unit sepeda motor milik para siswa itu.

"Sebanyak sepuluh pelajar kami amankan," ujar Kapolsek saat dimintai konfirmasi, Selasa (18/2/2014).

Ia menambahkan kesepuluh pelajar itu diwajibkan apel ke Mapolsek Tempel setiap hari Jumat. Mediasi sudah dilakukan dari dua pihak sekolah yang terlibat untuk mengantisipasi kejadian serupa. "Mereka bersepakat untuk tidak mengulangi lagi," ungkapnya.