Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO FESTIVAL NAGA BARONGSAI -- Peserta menunjukkan kebolehannya dalam memainkan naga barongsai pada acara "Jogja Dragon Festival" yang digelar di sepanjang jalan Malioboro, Yogyakarta, Senin (6/2) malam. Festival ini menandai perayaan Cap Go Meh dan menjadi bagian dari penutupan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakata (PBTY) VII-2012 yang berlangsung di kampung Ketandan.
Harianjogja.com, JOGJA- Pengembangan kampung pecinan Ketandan menjadi China Town dikhawatirkan justru meningkatkan kerawanan kriminalitas, sehingga revitalisasi rumah- rumah kuno menjadi kawasan perekonomian itu tak berjalan mulus.
“Mayoritas warga sudah sepuh-sepuh takut kalau jadi China Town ketika pulang mereka dibuntuti orang,” ujar Tri Kirana Muslidatun, istri Walikota Jogja yang selama ini menjabat Ketua Panitia Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta akhir pekan lalu.
Keluhan itu, menurut dia, sudah pernah disampaikan langsung ke Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Beberapa minggu lalu, jelang pencairan dana keistimewaan (Danais) 2014 ini, ia mengajukan ke Pemda DIY rehabilitasi rumah kuno tersebut, tapi karena kekhawatiran itu hanya lima rumah yang teridentifikasi.
“Karena hanya mereka yang terbuka terhadap pengembangan China Town," ujarnya.
Meski begitu, tambah dia, warga bisa mengajukan sendiri ke pemerintah kota atau provinsi. Sebab, pada dasarnya, pemerintahan menganggarkan dana untuk perawatan cagar budaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.