Advertisement

Hadapi Wereng, Sleman Sediakan Pestisida Gratis untuk Petani

Rima Sekarani
Sabtu, 05 April 2014 - 11:32 WIB
Nina Atmasari
Hadapi Wereng, Sleman Sediakan Pestisida Gratis untuk Petani

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemerintah Kabupaten Sleman menyediakan pestisida cair maupun bubuk untuk menghadapi serangan wereng pada musim tanam padi 2014 ini.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DPPK) Kabupaten Sleman, Edy Sri Harmanta mengatakan ancaman wereng harus diwaspadai petani pada musim tanam yang akan datang.

Advertisement

Sebagai langkah antisipasi, DPPK menyosialisasikan peringatan dini kepada petani melalui surat edaran yang dikirimkan ke setiap kecamatan.

“Petani diminta segera melaporkan ke petugas lapangan jika ada serangan wereng,” ucap Edy Sri Harmanta, baru-baru ini.

Selain itu, petani juga diimbau untuk menyemai padi dengan varietas yang tahan hama wereng.

Adapun antisipasi, dilakukan melalui penyediaan stok pestisida cair dan bubuk. Sebanyak 500 liter pestisida cair dan 500 kilogram (kg) pestisida bubuk bisa diakses petani secara gratis. "Petani akan diberi secara gratis melalui rekomendasi petugas lapangan," papar Edy.

Ditambahkan, pestisida hanya akan diberikan jika dalam satu rumpun padi ditemukan hingga lima ekor wereng.

Serangan hama wereng yang berakibat parah di Sleman menurut Edy pernah terjadi pada 2010-2011. Pengalaman itu diakui membuat pihaknya serius mengendalikan wereng pada setiap temuan.

"Kami akan kendalikan sampai tuntas. Kami tidak mau kejadian 2010-2011 terulang lagi," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tok! KPK Resmi Tetapkan 2 Orang Tersangka Dugaan Korupsi Jual Beli Gas PT PGN

News
| Jum'at, 21 Juni 2024, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja, Pasar Beringharjo Gudangnya Makanan Legendaris

Wisata
| Selasa, 18 Juni 2024, 17:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement