Advertisement

Mayat Pria Telanjang Mengapung di Sungai

Sunartono
Selasa, 08 April 2014 - 11:05 WIB
Nina Atmasari
Mayat Pria Telanjang Mengapung di Sungai Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja - Antara)

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - Sesosok mayat pria telanjang ditemukan mengapung di aliran Sungai Nglahar, Dukuh XII, Sumbersari, Moyudan, Sleman Senin (7/4/2014) pagi. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.

Kapolsek Moyudan, AKP Sukamto menjelaskan mayat tanpa identitas itu diduga tewas karena hanyut terbawa arus. Selain itu bisa disebabkan karena sebelumnya terpeleset saat mandi di tepi sungai. Ketika ditemukan posisi mayat tersangkut di batu dalam posisi telentang.

Advertisement

Warga yang pertama kali mengetahui mayat itu adalah Widono, 44, yang juga warga pedukuhan setempat. Widono melihat mayat itu mengapung di sungai saat akan pergi ke sawah untuk bertani.

"Setelah kami mendapatkan laporan, kemudian dievakuasi menuju tepi sungai. Dilakukan identifikasi oleh Polres dan dokter kepolisian," kata dia.

Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin menambahkan, saat ditemukan, pada bagian kepala terdapat luka seperti sabetan benda tajam. Kondisi kedua tangan pun sudah dalam keadaan melepuh.

Diduga korban sudah beberapa hari meninggal dan hanyut terbawa aliran sungai. Guna memastikan penyebab kematian korban, kata Ihsan, pihaknya mengambil sidik jari oleh petugas Inafis. Korban kemudian dibawa ke RSUP Sardjito Jogja untuk divisum.

“Kalau yang mirip sabetan sajam itu bukan karena sajam tapi akibat terbentur aliran sungai karena usai banjir dan deras airnya,” tegas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tok! KPK Resmi Tetapkan 2 Orang Tersangka Dugaan Korupsi Jual Beli Gas PT PGN

News
| Jum'at, 21 Juni 2024, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja, Pasar Beringharjo Gudangnya Makanan Legendaris

Wisata
| Selasa, 18 Juni 2024, 17:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement