Advertisement

POLITIK UANG : Caleg PDIP Laporkan Pesaingnya ke Polda

Sunartono
Senin, 21 April 2014 - 09:29 WIB
Nina Atmasari
POLITIK UANG : Caleg PDIP Laporkan Pesaingnya ke Polda Ilustrasi uang (JIBI - dok)

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang calon anggota legislatif (Caleg) PDIP Dapil V Kulonprogo, Andi Kartala, melaporkan kasus dugaan politik uang yang dilakukan pesaingnya sesama caleg PDIP, ke Polda DIY, Minggu (20/4/2014).

Andi awalnya melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY kemudian oleh Komisioner diteruskan ke Polda DIY.

Advertisement

Pelapor datang sekitar pukul 09.30 WIB didampingi oleh Sri Rahayu Werdiningsih yang juga Komisioner Bawaslu, Divisi Penindakan Pelanggaran Pemilu. Mereka langsung menuju gedung Ditreskrimum Polda DIY dan ditemui Kasubdit I Keamanan Negara, AKBP Djuhandhani di ruangannya.

Setelah memberikan penjelasan kronologi kasus dugaan politik uang beserta barang bukti, pelapor kemudian disarankan membuat laporan tertulis di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda DIY.

Andi Kartala melaporkan tim sukses berikut caleg pesaingnya yakni Mj yang juga tim sukses RH atas dugaan bagi-bagi uang. Terlapor dan pelapor sama-sama dari PDIP dan berebut di Dapil V Kulonprogo.

Andi Kartala menjelaskan bahwa terlapor sama-sama berebut di Dapil V Kulonprogo. Ia sengaja lapor ke Bawaslu DIY tanpa melalui Panwaslu Kulonprogo. Menurutnya bagi-bagi uang yang dilakukan terlapor dilakukan pada Senin (7/4/2014).

Dalam kasus ini ia menyiapkan enam orang saksi baik dari penerima dan saksi lain untuk dimintai keterangan sewaktu-waktu. "Waktu pembagian uang pada tujuh April malam, tanggal delapan ada warga yang tahu hal itu pelanggaran pemilu, warga yang terima ada yang ketakutan," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Menteri Keamanan AS Sebut Terorisme Kembali Muncul dan Jadi Ancaman

News
| Minggu, 19 Mei 2024, 01:17 WIB

Advertisement

alt

Hotel Mewah di Istanbul Turki Ternyata Bekas Penjara yang Dibangun Seabad Lalu

Wisata
| Sabtu, 18 Mei 2024, 20:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement