Telkom University Tangani Dugaan Perundungan di Asrama
Telkom University menangani dugaan perundungan mahasiswa di asrama yang viral di media sosial dengan mengutamakan pendampingan dan privasi.
Ilustrasi air PDAM (JIBI/Solopos.com/Dok.)
Harianjogja.com, SLEMAN—Memasuki pertengahan Mei, kekeringan mulai melanda wilayah perbukitan di Kecamatan Prambanan, Sleman. Dalam sepekan terakhir, warga mulai membeli air bersih dari truk tangki pedagang swasta dengan harga Rp110.000 per tangki ukuran 5.000 liter.
Kepala Desa Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Samijan menjelaskan selama sepekan terakhir sudah tampak lalu lalang truk tangki air keluar masuk desanya. Sejumlah warga yang mulai membeli air yakni di Dusun Klumprit I dengan harga rata-rata Rp110.000 per tangki. Mereka memilih cara instan dengan membeli, meski ketersediaan air di Sendang Sebedug masih cukup banyak. Hanya saja, mata air tersebut berada di Dusun Klumprit II yang berjarak lumayan jauh dari Dusun Klumprit 1. Secara geografis, posisi Dusun Klumprit I berada di atas Dusun Klumprit II yang memiliki mata air.
"Sebenarnya masih ada air meskipun sudah berkurang, tapi warga sudah banyak yang membeli melalui tangki terutama Dusun Klumprit I. Belum lama paling baru sepekan ini," ungkapnya, Kamis (8/5).
Ketua Organisasi Petani Pemakai Air (OPPA) Prambanan, Mujimin, menambahkan sebanyak 5.200 kepala keluarga (KK) di kawasan perbukitan ditarget bisa mendapatkan air bersih melalui sistem saluran tersebut, tapi baru 800 KK yang terlayani. Layanan itu terdiri atas dari saluran Majasem 250 KK, Bleber 500 KK dan Ngeboran 50 KK. Ketiga sistem pompa itu kini sudah dikonversi menggunakan generator listrik, terutama sistem Majasem yang merupakan sistem induk. Awalnya sistem ini masing menggunakan diesel berbahan bakar solar untuk mengangkat air menuju reservoar. Namun tidak semua warga mampu memasang saluran itu.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG DIY, Tony Agus Wijaya mengatakan, Mei saat ini memang sudah memasuki musim kemarau yang mengakibatkan mulai susutnya mata air. Puncak musim kemarau diperkirakan bakal terjadi pada Agustus 2014 mendatang. Penyusutan debit air di sejumlah sumber disebabkan karena sinar Matahari dengan bebas menerobos ke Bumi tanpa adanya penghalang, seperti awan sehingga panasnya menjadi berlebihan dibanding biasanya. Sementara penguapan yang terjadi tidak dapat berpotensi menjadi awan karena uap air itu terbawa angin menuju ke arah barat wilayah Indonesia.
"Ini jelas akan berpengaruh pada wilayah yang setiap tahunnya menghadapi persoalan air seperti Gunungkidul dan sebagian Prambanan di Kabupaten Sleman. Karena itu perlu diantisipasi pada kekeringannya," terang Tonny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkom University menangani dugaan perundungan mahasiswa di asrama yang viral di media sosial dengan mengutamakan pendampingan dan privasi.
Real Betis menjamu FC Porto pada Matchday 2 Liga Champions 2026/2027. Simak jadwal, kondisi tim, prediksi susunan pemain, dan analisis laga.
Janice Tjen mengalahkan Daria Snigur 7-5, 6-3 untuk melaju ke babak 16 besar Wuhan Open 2026. Simak jalannya pertandingan.
Ijazah hilang, rusak, atau salah data? Simak cara mengurus penerbitan ulang atau surat keterangan pengganti melalui sekolah dan dinas pendidikan.
Jangan sembarangan menaruh HP. Kenali empat tempat yang berisiko membuat HP cepat panas, mengganggu kinerja, dan memperpendek usia baterai.
WNI pemegang e-paspor bisa mengajukan registrasi bebas visa Jepang secara online. Simak syarat, masa berlaku, cara daftar, dan ketentuan masuk.