Maroko ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Kalahkan Belanda via Adu Penalti
Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Petugas Polres Klaten mengadakan razia petasan di rumah seorang penjual kembang api di Desa Merbung, Kecamatan Klaten Selatan, Selasa (31/12). Saat itu, ada 770 buah kembang api berdaya ledak tinggi yang disita petugas.
Harianjogja.com, SLEMAN- Kepolisian Daerah (Polda DIY) melarang penyulut maupun penjual petasan. Namun, tidak semua jenis petasan dilarang.
Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiastuti menjelaskan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Pengawasan, Pengendalian dan Pengamanan Bahan Peledak Komersial yang dilarang edar adalah petasan yang mengandung bahan peledak berpotensif seperti bom.
Selain itu beberapa jenis petasan lainnya yakni dengan diameter 8 inchi juga dilarang edar.
"Yang dilarang edar, yang isi bahan peledak, kembang api isi detonator dan bahan dengan sifat sejenis. Kembang api isi mesiu dan isi bahan keras sehingga bisa meledak, dengan diameter lebih 8 inchi atau 20,3 sentimeter," ungkapnya, Senin (30/6/2014).
Sedangkan yang diijinkan beredar yakni kriteria kembang api dengan diameter kurang dari dua inci atau 5,1 sentimeter, serta kembang api untuk event show dengan maksimal diameter 20 sentimeter. Tetapi penggunaannya harus mendapatkan ijin dari kepolisian setempat.
Terpisah Kepala Seksi Penegakan Perundangan, Satpol PP Sleman, Rusdi Rais menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian dalam rangka menertibkan penjual maupun penggunaan petasan.
Hingga saat ini memang belum diketemukan pejualnya di daerah Sleman. Tetapi ia menduga penggunaan petasan hampir merata di Sleman.
"Terutama di daerah-daerah sepi tahu-tahu pagi kertasnya sudah banyak. Itu kami pantau terus. Masyarakat juga diharapkan menginformasikan kepada kami jika melihat adanya peredaran ini," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Alessandro Bastoni menjadi subjek penyelidikan kejaksaan Milan dalam kasus dugaan prostitusi anak di bawah umur yang masih terus didalami.
Kemensos dan Sari Roti memberdayakan 417 penerima PKH di DIY dan Jateng menjadi penjual roti melalui program pelatihan dan pendampingan.
Wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Bantul diimbau untuk mewaspadai keberadaan ubur-ubur saat bermain di kawasan tersebut.
Julian Quinones mencetak satu gol dan satu assist saat Meksiko menyingkirkan Ekuador dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vietnam mulai menerapkan denda hingga Rp34 juta bagi penyebar hoaks dan konten terlarang di media sosial mulai 1 Juli 2026.