Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Ilustrasi serangan jantung (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pelantikan pejabat di jajaran Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo, Jumat (4/7/2014), diwarnai meninggalnya seorang peserta pelantikan.
Diduga karena serangan Jantung, Suwardi yang akan menempati jabatan sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Saptosari menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari.
“Kami [dokter] sudah berusaha semaksimal mungkin. Sekitar 1,5 jam berupaya, sayangnya tubuh korban terus mengalami penurunan sampai akhirnya meninggal dunia,” kata dokter yang menangani Suwardi, Fitri Rizkia Putri, kepada Harian Jogja, Jumat (5/7/2014).
Mendiang Suwardi harusnya menempati jabatan baru, dari awalnya sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Gedangsari menjadi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial di Kecamatan Saptosari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.