Satu Bakal Calon Lurah Absen Tes Tambahan di Gunungkidul
Satu bakal calon lurah dari Monggol absen dalam tes tambahan di Gunungkidul. Seleksi diikuti 15 peserta dari Monggol dan Sampang.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kepala Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Oerip Subagyo, mengakui bila mayoritas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) DIY sejak beberapa hari terakhir terjadi antrian untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya siap menerjunkan personel untuk berjaga-jaga di sekitaran SPBU.
“Mengenai jumlah personel yang diterjunkan itu kondisional. Dan untuk jumlah nanti biar menjadi urusan masing-masing polres,” katanya saat melakukan kunjungan ke Polres Gunungkidul, Selasa (26/8/2014).
Oerip menjelaskan, pengamanan dan pengawasan perlu dilakukan karena SPBU termasuk wilayah rawan. Jadi, perlu dilakukan antisipasi untuk menjaga situasi dan kondisi tetap terkendali.
“Selain itu kita sudah berkoordinasi dengan Pemda DIY dan Pertamina terkait stok BBM yang ada. Harapannya, kondisi segera bisa normal seperti sedia kala,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan siap menindak tegas ulah spekulan nakal yang terbukti menimbun BBM. Langkah antisipasinya, Polda DIY juga telah membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan. Jangan sampai, situasi saat ini dimanfaatkan kelompok tertentu demi keuntungan pribadi.
“Kalau terbukti ada yang melakukan penimbunan, kami siap menindak dengan tegas dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satu bakal calon lurah dari Monggol absen dalam tes tambahan di Gunungkidul. Seleksi diikuti 15 peserta dari Monggol dan Sampang.
LLDIKTI V menginisiasi konsorsium perguruan tinggi se-DIY untuk memperkuat kolaborasi kampus, pemerintah, dunia usaha, dan industri.
Dugaan keracunan MBG di Bantul ternyata menimpa 70 murid di empat sekolah. SPPG Patalan 2 kini diberhentikan operasionalnya.
Karhutla di sekitar IKN dan Bukit Soeharto dipastikan padam. OIKN tetap melakukan patroli untuk mencegah kebakaran kembali.
Mantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga meninggal dunia pada usia 76 tahun. Ia dimakamkan di San Diego Hills, Karawang.
Harta Wali Kota Solo Respati Ardi naik dari sekitar Rp2,02 miliar pada 2024 menjadi Rp8,04 miliar pada LHKPN 2025.