Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Ilustrasi gerakan koperasi (Bisnis.com)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo keberatan jika Koperasi Unit Desa (KUD) di Kulonprogo dinilai stagnan oleh DPRD Kulonprogo. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo Sri Harmintarti mengklaim 12 KUD di Kulonprogo masih berjalan.
Menurutnya, ukuran stagnan harus jelas, sebab saat ini KUD yang berada di masing-masing kecamatan masih menyelenggarakan Rapat Akhir Tahun (RAT).
“Kalau dibilang mandek ukurannya apa, sebab sampai saat ini KUD di Kulonprogo masih menjalankan perannya, seperti melayani pembayaran telepon, simpan pinjam, dan sebagainya,” ujarnya baru-baru ini.
Ia tidak menampik, peran KUD saat ini tak seperti dulu dan itu dilakukan berdasarkan aturan dari pemerintah pusat. Harmin memaparkan, KUD tidak lagi mutlak menjadi distributor pupuk dan sarana pertanian lainnya karena sudah diserahkan ke pasar bebas. Tujuan aturan tersebut, kata dia, untuk menghindari monopoli.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Kulonprogo Aji Pangaribawa menilai keberadaan KUD di Kulonprogo memprihatinkan. Pasalnya, KUD dianggap stagnan dalam usaha karena tidak mampu bersaing dengan swasta.
“Bila tidak ada upaya dari Pemkab untuk mendayagunakan, maka nasib KUD akan tertinggal dari badan usaha lain,” ungkapnya.
Dijabarkannya, jenis usaha KUD semakin sempit karena diambil alih oleh swasta, seperti penyediaan pupuk dan bibit, serta penjualan hasil pertanian. “Termasuk pemungutan rekening listrik yang juga lebih banyak dilakukan swasta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.