LONGSOR BANJARNEGARA : Beri Bantuan, PMI Gunungkidul Ngamen & Hasilkan Rp14 Juta

Penyerahan bantuan kepada korban bencana longsor di Banjarnegara, Selasa (30/12/2014). (JIBI/Harian Jogja - Dok. PMI Gunungkidul)
01 Januari 2015 01:20 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

Longsor Banjarnegara, PMI Gunungkidul ngamen untuk memberikan bantuan dana kepada korban bencana alam.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Hasil mengamen selama enam hari untuk korban longsor Banjarnegara diserahkan Selasa (30/12) di Banjarnegara, Jawa Tengah. Ada pun uang yang disalurkan sebesar Rp14,2 juta.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul mengungkapkan, aksi mengamen untuk Banjarnegara dilakukan oleh beberapa unsur. Aksi tersebut dilakukan oleh pecinta Reggae, Vespa, Ganong, PMI Gunungkidul, RAPI, serta alumni SMPN 1 Wonosari anggkatan 1989.

“Kami berangkan pukul 05.00 WIB dari Wonosari. Kami menyerahkan bantuan tersebut kepada korban melalui PMI Banjarnegara,” ujar dia, Selasa (30/12/2014).

Iswandoyo mengatakan peran serta masyarakat sangat besar sehingga bisa terkumpul dana sebesar itu. Ia mengaku sangat berterima kasih kepada masyarakat yang peduli terhadap sesama. Ia menjamin, bantuan tersebut akan disalurkan tepat kepada sasaran.

“Kebutuhan membangun pemukiman warga sangat besar. Bantuan ini tentu sangat berarti,” imbuh dia.

Koordiantor aksi ngamen Black mengungkapkan, kegiatan dilaksanakan selama enam hari. Menurutnya, rencana awal kegiatan akan dilakukan selama tujuh hari. Namun, pada hari keenam, aksi pun dihentikan.

“Semua anggota sudah kecapaian. Mereka butuh istirahat sehingga kami memutuskan untuk menyudahi di hari keenam,” ujar dia.

Aksi tersebut, lanjut Black, merupakan aski solidaritas kepada korban tanah longsor. Ia berharap, hasil tersebut mampu membantu meringankan beban korban longsor.

Black mengungkapkan, aksi mengamen dilakukan di Alun-alun Wonosari. Ketika siang hari, mereka menampilkan seni ganong sedangkan, malam hari diisi musik akustik bertajuk reggae.