AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Petugas PDSR Diskepenak Kulonprogo dan warga menyemprot disinfektan pada bungkusan bangkai burung puyuh yang akan diujikan ke laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVET). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Unggas mati mendadak yang menyerang ternak burung puyuh di Dusun Sedan, Kulonprogo perlu diuji di laboratorium BBVet, Wates.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Kabid Kesehatan Hewan Diskepenak Kulonprogo Drajad Purbadi memaparkan karakteristik virus yang menyerang burung puyuh cukup berbeda dengan unggas lain. Pasalnya, burung puyuh memiliki struktur tubuh yang kecil dan cenderung rentan terhadap penyakit. Maka dari itu, lanjut Drajad, perlu dilakukan uji laboratorium di Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates.
“Hasil uji rapid test pada burung puyuh bisa menimbulkan hasil negative palsu. Hal itu karena jumlah virus yang menyerang unggas tersebut hanya sedikit. Makanya, perlu melakukan tes lebih lanjut dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction),” jelas Drajad, Senin (5/1/2015)
Lebih lanjut Drajad menjelaskan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan menunjukkan tanda-tanda kematian ribuan ekor unggas mati mendadak itu begitu cepat. Apalagi sebelumnya sempat didahului dengan kematian unggas air seperti entok. Dia menandaskan, jika kematian unggas disebabkan oleh Mareks Disease (MD), infeksi yang terjadi tidak secepat itu dan semestinya tidak menyerang unggas lain seperti entog.
“Kalau dari akibat kematian unggas ini [burung puyuh], indikasi penyakit sepertinya mengarah ke flu burung. Namun, kami tetap masih menunggu hasil lab BBVet, mungkin baru besok [hari ini],” imbuh Drajad.
Drajad mengungkapkan apabila hasil lab menunjukkan positif flu burung, maka tindak lanjut yang dilakukan adalah memusnahkan bangkai unggas mati mendadak dan unggas hidup yang berada di satu kandang dengan yang terinfeksi. Sedangkan unggas yang masih hidup, namun berbeda kandang dapat dilakukan penyemprotan atau vaksinasi untuk mengantisipasi penyebaran virus.
“Kalau nanti positif AI, maka kami akan lakukan pengawasan lalu lintas unggas. Artinya unggas yang berada di lokasi terindikasi virus tidak boleh keluar agar virus tidak menyebar,” tandas Drajad.
Gejala Unggas Terinfeksi Avian Influenza
Kematian unggas secara mendadak
Muncul bintik-bintik kemerahan pada ceker ayam
Pada bagian bawah kulit tampak biru-biru lebam agak samar
Terdapat lendir di sekujur tubuh unggas, apabila unggas di belah
Sumber : wawancara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Lebih dari 700 atlet mengikuti IRS Series 1 Bupati Bantul Cup IV 2026. Pemkab Bantul membidik bibit atlet sepatu roda potensial.
Apple akan memperketat Full Disk Access di macOS dengan kontrol tambahan karena risiko AI agent yang semakin mampu dan otonom.
Jennifer Hubner disorot netizen Malaysia setelah komentarnya soal permainan Timnas Malaysia. Polemik kemudian melebar ke persoalan keluarga.
Prancis ditahan Italia 1-1 di Stade de France. Zidane tetap puas meski Les Bleus gagal mempertahankan catatan sempurna di Nations League.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.