KECELAKAAN LAUT : Tubuh Agniya Ditemukan

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Siung, Selasa (13/1/2015). (JIBI/Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah)
14 Januari 2015 10:20 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

Kecelakaan laut yang menimpa Muhammad Agniya Rasyada pada Minggu (11/1/2015) akhirnya membuahkan hasil. Tubuh Agniya berhasil ditemukan Tim SAR setempat.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Tubuh Muhammad Agniya Rasyada berhasil ditemukan pada Selasa (13/1/2015) di perairan depan Tebing Ngungap, Girisubo. Agniya merupakan Mahasiswa UNY yang terseret arus di Pantai Siung, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Minggu (11/1/2015).

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Handoko mengatakan, informasi penemuan mayat didapat dari nelayan sekitar pukul 11.30 WIB. Menurutnya, nelayan dari Sadeng dan Wediombo melihat mayat korban mengapung setelah terkena jaring nelayan.

“Kami langsung melakukan cek lokasi dengan mengirimkan personil ke titik penemuan. Setelah sampai di Pantai Siung, korban kemudian dibawa ke RSUD Wonosari untuk visum,” ungkap dia kepada Harianjogja.com ketika ditemui di Posko SAR Siung, Selasa (13/1/2015).

Ia mengatakan saat melakukan cek lokasi, Tim SAR menerjunkan satu perahu jungkung dengan lima personil, satu kapal tujuh Gross Tonnage dengan tiga personil, serta dua unit jetski dengan empat personil. Memasuki hari ketiga, pencarian pun dilakukan oleh Search And Rescue (SAR) gabungan. Handoko mengatakan, pencarian dibantu oleh SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul dan SAR Satlinmas Parangtritis. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti. Apalagi, tenaga personil wilayah I terforsir setelah ada kejadian beruntun.

“Mulai dari kejadian pada 24 Desember 2014 sampai sekarang. Istilahnya kami tidak istirahat,” ungkap dia ketika ditemui di Posko SAR Siung, Selasa (13/1/2015).

Handoko mengatakan pada pencarian kali ini SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul menerjunkan 24 personil. Mereka dibagi menjadi dua tim darat, satu tim kapal tujuh Gross Tonnage, serta satu tim perahu jungkung.

“Tim darat kami tempatkan di titik Watu Muncar dan Pantai Nglambor,” ungkap dia.

Menurutnya, kondisi gelombang dan cuaca sangat mendukung untuk pencarian. Sehingga, mereka bisa menerjunkan kapal dan perahu. Ia mengaku, tidak ada kendala dalam pencarian.

Wakil Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Sukamto mengungkapkan, mereka telah berkoordinasi pada Senin malam. Mereka pun memutuskan untuk membantu pencarian. SAR Satlinmas Wilayah II menerjunkan 10 personil yang terbagi dalam, dua tim jetski, satu tim perahu jungkung, dan satu tim darat.

“Sesama anggota SAR kami saling membantu. Untuk kelanjutan back up, kami akan melihat perkembangan kondisi hari [kemarin] ini terlebih dahulu,” ujar dia.

Rentetan Kejadian Laut di Wilayah I Gunungkidul (Desember 2014-Januari 2015):


  • 24 Desember 2014: Seorang penguras kapal tenggelam di Pelabuhan Sadeng, Kecamatan Girisubo. Mayat ditemukan pada 25 Desember 2014.

  • 27 Desember 2014: Seorang WNA terjatuh di tebing di Banyunibo, Kecamatan Tepus. Korban dievakuasi 28 Desember 2014 dan mengalami patah pergelangan tangan. Korban selamat.

  • 2 Januari 2015: Seorang nelayan terjatuh ke laut di tebing Nganbusan, Pucung, Girisubo. Hingga kini, korban belum ditemukan.

  • 11 Januari 2015: Mahasiswa UNY hanyut di Pantai Siung, Purwodadi, Tepus. Ditemukan Selasa (13/1/2015).