Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Trans Jogja dianggap masih dibutuhkan oleh masyarakat sebagai angkutan massal
Harianjogja.com, JOGJA-Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam IX mengatakan keberadaan Trans Jogja sebagai kendaraan angkutan massal masih dibutuhkan oleh masyarakat.
Dari hasil kajian yang dilakukan Pemda DIY saat ini model yang terbaik adalah sistem buy the servis.
Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur sebagai jawaban atas pandangan fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY dalam rapat paripurna tentang Perjanjian Kerjasama Pemda DIY dan PT. Jogja Tugu Trans, Jumat (16/1/2015).
Pandangan Umum fraksi-fraksi ini setelah sebelumnya DPRD DIY menerima surat Permohonan Gubernur DIY untuk memperpanjang kontrak PT.Jogja Tugu Trans (Trans Jogja) yang akan selesai masa kontraknya pada 6 Februari mendatang. Permohonan perpanjangan kontrak hingga Desember 2015 nanti.
Paku Alam mengatakan, perpanjangan kontrak paling lama satu tahun sampai ada proses lelang. Menurutnya, perkembangan Trans Jogja selama tujuh tahun baru bisa beroperasi empat jalur. Pemda DIY terus melakukan kajian untuk mencari alternatif lain. "Model terbaik saat ini sistem buy the servis," kata Paku Alam.
Memang masih banyak masyarakat belum terlayani. Kedepan, Pemda DIY akan menambah sampai 17 jalur sehingga akan banyak masyarakat yang terlayani. Jalur itu nanti akan dilelang dan pemenang lelang diharapkan lebih dari satu agar ada persaingan.
Sementara soal keterlambatan bus Trans Jogja, Paku Alam menjawab karena disebabkan kondisi jalan macet (padat). Dan Trans Jogja tidak memiliki jalur khusus. Kepadatan itu, menurut Paku Alam karena adanya parkir Pedagang Kaki Lima, mall dan hotel serta banyak kendaraan yg dijual dengan harga murah.
"[Pemda DIY] sudah melakukan rekayasan lalu lintas seperti di Godean, Simpang Empat Kentungan, Simpang Empat Concat [Condong Catur]," kata Paku Alam.
Paku Alam juga menyampaikan terimakasih atas masukan, saran, koreksi dan pandangan dari fraksi-fraksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.