Advertisement
REKOR MURI : 272 Keripik Daun Rejowinangun Raih Rekor MURI
Advertisement
Rekor Muri, Kelurahan Rejowinangun menjadi penghasil keripik daun terbanyak.
Harianjogja.com, JOGJA-Berhasil mengolah 272 jenis daun dan buah menjadi keripik, kelurahan Rejowinangun meraih rekor Museum Rekor Indonesia, sebagai penghasil keripik dari daun dengan variasi terbanyak.
Advertisement
Beberapa jenis daun yang dijadikan keripik antara lain daun kopi, daun kunyit putih, dan sejumlah jenis daun lainnya.
Sri Widayati, Manajer Muri menerangkan penghargaan rekor tersebut merupakan penghargaan ke-6.805 yang dikeluarkan MURI. Dan pihaknya belum pernah memberikan penghargaan untuk produk serupa kepada peraih rekor MURI sebelumnya.
"Penghargaan yang kami berikan kepada kelurahan Rejowinangun dan diberikan kepada lurah, adalah yang pertama kalinya," ujar Sri Widayati, Sabtu (24/1/2015).
Ia berharap, penghargaan ini bisa memacu masyarakat Rejowinangun menjadi lebih kreatif dalam memproduksi keripik dan tidak terhenti pada 272 variasi saja. Serta mampu menjadi produk yang bisa membawa perekonomian dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Dalam kesempatan yang sama, lurah Rejowinangun, Retnaningtyas menyebutkan, produk keripik dari daun dan buah merupakan ide pengembangan dari Kampung Wisata Agroedukasi Rejowinangun. Hampir sebagian besar daun dan buah yang digunakan untuk dijadikan keripik merupakan hasil dari budidaya masyarakat. Modal untuk proses produksi juga berasal dari swadaya masyarakat.
"Harga keripik mulai dari Rp5.000, yang termahal Rp50.000 untuk satu kilo keripik. Harapan kami, bisa sebagai awal menggerakkan ekonomi kreatif bagi seluruh warga," tandas Retna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
- Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Guguran Lava Terjadi Ratusan Kali
- Aturan Baru 2027, Pemkab Bantul Mulai Pangkas Belanja Pegawai
Advertisement
Advertisement




