SABDA RAJA : Sebelum Jumenengan, Ini Janji HB X Kepada HB IX

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTOSARASEHAN KEISTIMEWAAN -- KRT. JATININGRAT atau yang akrab dipanggil Romo Tirun (baju batik) berbicara di depan puluhan Relawan dan Pejuang Ijab Qobul dari berbagai daerah di DIY dalam sebuah acara sarasehan Keistimewaan di Posko Ijab Qobul di sisi timur Alun-Alun Utara Yogyakrta, Sabtu (28 - 1). Romo Tirun membeberkan sejarah berdirinya NKRI dan peran Sri Sultan Hamengku Buwono IX dalam membangun NKRI.
10 Mei 2015 17:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Sabda Raja, Cucu HB VIII Ungkap Perjanjian Sultan Sebelum Jumenengan

Harianjogja.com, JOGJA-Cucu dari HB VIII, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Jatiningrat yang menjabat sebagai Pengageng Tepas Dworo Puro (semacam Humas) Kraton mengungkap perjanjian Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X sebelum jumenengan (naik tahta).

Menurut KRT Jatiningrat, ada lima perjanjian antara Sultan kepada HB IX kepada Sultan HB X. Perjanjian tersebut disampaikan sesaat sebelum diangkat menjadi Sultan HB X. Berikut penjabaran perjanjian itu.

Tidak Dengki
Perjanjian tersebut pertama untuk tidak mempunyai prasangka iri dan dengki pada orang lain.

Rengkuh Orang Lain
Berikutnya, untuk tetap merengkuh orang lain biar pun orang lain tersebut tidak senang.

Taat pada Paugeran
KRT Jatiningrat menyampaikan perjanjian ketiga yang disepakati adalah tidak melanggar paugeran negara.

Berani
Keempat, untuk lebih berani mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah,

Sejahterakan Rakyat
Terakhir, Sultan HB X diminta berjanji untuk tidak tidak punya ambisi apapun. Selain untuk mensejahterakan rakyat.

“Janji ini diucapkan Sultan sebelum jumenengan kepada almarhum HB IX,” kata KRT Jatiningrat saat ditemui di ruang kerjanya di Komplek Kraton, Sabtu (9/5/2015). Ia berharap Sultan tetap berpegang teguh pada paugeran Kraton.