EKTP GUNUNGKIDUL : Blanko Habis, Warga Hanya Bisa Menunggu

14 Mei 2015 11:21 WIB Uli Febriarni Gunungkidul Share :

EKTP Gunungkidul masih kekurangan blangko, sehingga warga hanya bis amenunggu

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Blanko untuk mencetak Kartu Tanda Penduduk elektronik atau yang biasa disebut EKTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gunungkidul habis. Akibatnya, warga hanya bisa menunggu.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh Agnes Deta, warga Sumberejo, Ngawu, Playen.

"Saya sudah mengurus, tali belum jadi, katanya besok, gitu. Jadinya sekarang masih pakai KTP reguler," tutur siswi SMA Negeri 1 Patuk itu, Selasa (12/5/2015).

Terpisah, Kepala Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul, Eko Soebiantoro mengeluhkan, belum tercetaknya sejumlah EKTP warga, akibat habisnya blanko. Dampaknya, sejak sepekan terakhir, terjadi tunggakan 2.430 KTP-el warga.

Meski sudah mengajukan penambahan blanko sebanyak 105.000 lembar kepada Kementerian Dalam Negeri untuk kebutuhan 2015, hingga saat ini pemerintah pusat belum bisa memastikan kapan bisa mengirimkan blanko EKTP ke daerah. Selain itu, Disdukcapil belum bisa memastikan kapan pencetakan EKTP bisa dilakukan kembali.

"Sejauh ini proses pencetakan yang kita lakukan, menggunakan blangko sisa 2014. Diharapkan jumlah 105.000 blanko bisa memenuhi kebutuhan di Gunungkidul," lanjutnya.

Walaupun saat ini kehabisan stok blanko, pihaknya tetap melayani warga yang hendak membuat EKTP-. Hanya saja, layanan yang diberikan hanya berupa perekaman data. Sementara untuk percetakan EKTP, akan dilaksanakan setelah blangko dari pusat diterima daerah.

Hingga 1 Mei 2015, jumlah wajib KTP di Gunungkidul sebanyak 621.752 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 538.996 atau 86,69% sudah melakukan perekaman data EKTP.