BANDARA KULONPROGO : Menteri Agraria Anggap Bandara Temon Tak Bermasalah

Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan secara simbolis menyerahkan sertifikat hak atas tanah bagi peserta konsolidasi tanah di Balai Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Jumat (6/3/2015). (JIBI/Harian Jogja - Rima Sekarani)
31 Mei 2015 07:24 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Bandara Kulonprogo dinilai Menteri Agraria menilai pemilihan lokasi tak ada masalah.

Harianjogja.com, JOGJA-Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan menilai tidak ada masalah dalam pemilihan lokasi pembangunan Bandara Internasional di Kulonprogo.

"Dari segi tata ruang [lokasi pembangunan bandara di Kulonprogo] tidak ada masalah. Sudah selesai jauh-jauh hari," kata Ferry saat ditemui wartawan seusai Rakernas Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Agraria di Hotel Ambarukmo Plaza, Jumat (29/5/2015) malam.

Meski pembangunan bandara sudah sesuai prosedur, Ferry mengakui fakta di lapangan masih ada warga yang terdampat pembangunan bandara menolak. Ia menyatakan, pembebasan lahan calon bandara tetap mendasarkan pada Undang-undang Nomor 2/2012 tentang Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum.

"Bandara punya kemanfaatan yang lebih besar, tapi kita tidak mengabaikan [warga yang menolak bandara]," ujar Menteri Agraria.